Proyek Pembangunan Indomaret di Halong “Makan” Korban

AMBON,MRNews.com,- Proyek pembangunan Indomaret di RT 025/RW 09 Halong Tanah Merah Kecamatan Baguala Kota Ambon “makan” dua korban yang adalah pekerja meninggal dunia. Usin (38) dan Rusmedi (69), dua korban terkena patahan tanah atau longsor proyek tersebut, Selasa (10/9/19) sekitar pukul 15.20 Wit.

“Pihak keluarga tidak mau untuk dilakukan otopsi terhadap korban. Mereka telah mengikhlaskan kematian kedua korban karena dianggap kejadian tersebut bagian dari musibah,” ungkap Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease Ipda Julkisno Kaisupy kepada awak media di Mapolres Ambon, Selasa (10/9).

Sesuai penuturan saksi Nur Hudalldah (43) jelas Julkisno, pada 25 Agustus lalu saksi bersama 17 orang pekerja tiba di kota Ambon untuk melakukan pekerjaan proyek pembangunan swalayan Indomaret. Pekerjaan telah dilaksanakan kurang lebih dua minggu.
Lalu, pagi hari sebelum kejadian para pekerja tiba di lokasi proyek. Saksi pun menyuruh lakukan penggalian lobang agar pembuatan cakar ayam.

“Sorenya sekitar pukul 15.20 Wit, saat penggalian terjadi patahan tanah dan menimpa beberapa pekerja didalam lobang. Setelah patahan, saksi langsung melakukan penggalian bersama pekerja dan warga setempat untuk menyelamatkan korban dengan menggunakan sekop dan cangkul. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa. Kemudian korban dievakuasi menuju ke rumah sakit,” papar Julkisno.

Sedangkan saksi lain Nikolas Christian Tomasoa (44) diakui Julkisno, menjelaskan saat itu saksi berada di depan rumah yang kebetulan bersebelahan dengan TKP. Seketika terdengar bunyi suara patahan tanah. Saksi pun melihat ke TKP beberapa pekerja lain sementara menggali tumpukan tanah yang longsor untuk menolong kedua korban yang tertimpa longsoran. Setelahnya, saksi berlari ke pangkalan ojek depan pertigaan reklame Halong untuk meminta bantuan para tukang ojek agar bersama-sama mengeluarkan korban dari tumpukan tanah.

“Saksi mengambil empat buah sekop dan enam pacul, lalu bersama-sama tukang ojek serta pekerja proyek Indomaret melakukan penggalian tanah. Kurang lebih 30 menit, ditemukanlah korban pertama Rusmedi sudah tak bernyawa. Penggalian dilanjutkan sekitar 40 menit lalu korban kedua Usin pun ditemukan. Rusmedi dievakuasi menuju RS Lantamal IX Ambon, sementara Usin dievakuasi ke RS Bhayangkara Tantui,” kuncinya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *