by

PPKM Level III Berlanjut Atau Tidak, Tergantung InMendagri Terbaru

AMBON,MRNews.com,- Kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sejak 26 Juli 2021 sesuai Instruksi Walikota nomor 6 tahun 2021 telah berakhir kemarin, 8 Agustus.

Mengenai lanjut tidaknya PPKM level III ditengah kondisi kota Ambon yang sudah kembali ke zona oranye dari sebelumnya ada di zona merah, sangat tergantung instruksi Menteri Dalam Negeri (InMendagri) terbaru yang rencananya bakal turun hari ini ke daerah.

Kepastian itu diungkapkan juru bicara Satgas Covid-19 kota Ambon Joy Adriaansz saat dihubungi media ini via pesan WhatsApp.

“Mengenai lanjut atau tidaknya PPKM level III, masih menunggu InMendagri terbaru yang baru keluar hari ini,” tandas Joy, Senin (9/8).

Karena itu, dirinya belum berani ungkapan ke publik terkait keberlangsungan PPKM level III. Sebab Pemkot dan Satgas tetap akan merujuk pada putusan dan aturan diatas, untuk kemudian menindaklanjuti dengan melahirkan keputusan dibawah yakni Instruksi Walikota.

“Rujukan kita tetap aturan diatas. Sebab kita berjalan sesuai aturan main, tidak bisa seenaknya apalagi ditengah kondisi saat ini. Karena ini menyangkut sebuah kebijakan yang berhubungan dengan kepentingan publik. Jadi kita tunggu saja,” akuinya.

Setelah pihaknya menerima Instruksi Mendagri terbaru itu, Joy memastikan, Pemkot dan Satgas akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait pelaksanaan PPKM level III yang sudah berjalan dua pekan lalu, dengan berbagai kelonggaran aktifitas usaha masyarakat.

“Iya. Setelah terima InMendagri terbaru, kita segera lakukan evaluasi implementasi PPKM level III dari 26 Juli-8 Agustus 2021 dengan berbagai kelonggaran yang diberikan pemerintah kepada masyarakat dalam menjalani usaha dan aktifitasnya,” tukas Kadis Kominfo-Sandi Kota Ambon itu.

Sebelum tiba pada evaluasi bersama, Joy meyakini PPKM level III sedari 26 Juli-8 Agustus lalu itu dapat dinilai berhasil. Sebab angka konfirmasi melandai, kasus sembuh Covid-19 tinggi, mobilitas masyarakat bisa ditekan dan angka kematian pun minim.

“Ini yang membuat kita kini kembali ke zona orange meski dengan skoring yang sangat kecil dan rentan. Namun memacu kita semua untuk tidak henti-hentinya bekerja, saling mengingatkan tetap disiplin protokol kesehatan (Prokes) dan tetap mengedukasi pentingnya vaksinasi,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed