Potong Rambut Tandai Diktuba Polri di Maluku Dimulai

AMBON,MRNews.com,- Pemotongan rambut dan penyiraman kembang pada perwakilan empat (4) orang calon bhayangkara siswa oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa dan Wakapolda Maluku Brigjen Pol Teguh Sarwono saat upacara pembukaan Diktuba Polri T.A 2019/2020 menandai dimulainya pendidikan pembentukan bintara (Diktuba) Polri T.A 2019/2020 sekolah polisi negara (SPN) Polda Maluku terhadap 215 orang calon bhayangkara siswa, Selasa (6/8/19) di lapangan olahraga SPN Polda Maluku, Negeri Passo, Kecamatan Baguala.

Kapolda Maluku saat membacakan amanat Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian mengatakan, dalam upacara peringatan ke-73 hari bhayangkara tahun 2019, Presiden Joko Widodo telah menyampaikan lima instruksi salah satu diantaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. Ini sejalan dengan rencana kerja pemerintah tahun 2020 yaitu peningkatan sumber daya manusia untuk pertumbuhan kualitas. Maka, harapannya Diktuba Polri ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri.

Melalui program Diktuba ini, sebut Tito, diharapkan terbentuk personel yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan unggul, serta menampilkan sikap dan perilaku luhur dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas. Dengan jumlah lebih dari 350 ribu orang atau 80 persen dari total anggota Polri, bintara menjadi etalase institusi di mata publik. Hal itu semakin menegaskan Diktuba menjadi aspek penting dalam mewujudkan institusi Polri yang semakin profesional, modern dan terpercaya (Promoter).

“Kepada 8.875 calon bhayangkara siswa yang akan mengikuti Diktuba Polri selama 7 bulan, saya pesan bahwa saat menyelesaikan pendidikan di awal Maret 2020 kalian akan langsung dihadapkan pada berbagai tantangan tugas seperti pengamanan Pilkada serentak tahun 2020 di 270 wilayah serta pengamanan berbagai agenda nasional dan internasional. Manfaatkn waktu penddikan yang singkat untuk memperoleh pengetahuan, melatih ketrampilan serta menyerap pengalaman sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas,” harap Kapolri.

Sementara itu, Kepala SPN Polda Maluku, Kombes Pol Daniel Prio Dwi Atmoko dalam laporannya mengatakan, Diktuba Polri bertujuan membentuk bintara Polri berkualifikasi samapta bhayangkara yang profesional dan berintegritas, agar mampu melaksanakan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta memiliki mental dan perilaku sebagai insan bhayangkara. Sebab pada akhirnya lulusan pendidikan pembentukan bintara Polri ini akan menjadi brigadir polisi dua yang mampu melaksanakan tugas samapta bhayangkara yang tanggap, tangguh, trengginas dan modern.

“Peserta didik pembentukan bintara Polri tahun 2019 ini sebanyak 215 orang, terdiri dari Panda Polda Maluku 130 orang, sub Panda Maluku Tengah 19, sub Panda Maluku Tenggara 10, sub Panda SBB 3, sub Panda SBT 8, sub Panda Aru 7, sub Panda pulau Buru 13, sub Panda Kepulauan Tanimbar 18 dan sub Panda MBD 7. Pendidikan dimulai hari ini dan akan berakhir pada 2 Maret 2020, atau selama 7 bulan, dengan tiga tahapan pelajaran yaitu tahap pembentukan dasar bhayangkara, tahap pembekalan profesi kepolisian dan tahap pembulatan,” ujar pejabat tiga melati di pundak itu.

Diketahui, Kapolda Maluku bertindak sebagai inspektur upacara, perwira upacara adalah Waka SPN Polda Maluku AKBP. Agus Riyanto, dan komandan upacara Ka SPKT Polda Maluku AKBP Apeles Letty. Turut hadir dalam kegiatan dimaksud para pejabat utama Polda Maluku, Karindam XVI/ Pattimura, Kapolres Pulau Ambon & Pp Lease, Camat Baguala, Ibu-Ibu Pengurus Bhayangkari Daerah Polda Maluku, Ibu-Ibu Bhayangkari SPN Polda Maluku, Pejabat Negeri Passo dan tamu undangan lainnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *