by

Polda Tak Lindungi Tiga Polisi Pesta Narkoba

AMBON,MRNews.com,- Polda Maluku memastikan tidak akan melindungi tiga oknum polisi Ditsabhara yang tertangkap tangan melakukan pesta narkoba bersama dua warga sipil di asrama Shabara Polda Maluku, Tantui, Senin (13/1) dini hari. Bahkan bukan saja Narkoba, kasus hukum lainnya pun yang dilakukan anggota Polri sudah menjadi komitmen para petinggi Polri untuk tak ditutupi.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat mengaku, bukti tidak dilindunginya para pelaku itu dengan membeberkan ke media tentang kronologis kejadian hingga penangkapan. Guna menunjukkan bahwa Polda Maluku serius dalam hal penanganan tindak pidana terutama narkotika. Karena itu sudah merupakan instruksi langsung dari Kapolri dan Kapolda Maluku.

“Ini supaya menunjukkan bahwa Polda Maluku serius dalam hal penanganan tindak pidana terutama narkotika. Karena sudah merupakan instruksi langsung dari Kapolri dan Kapolda. Kita tegas dan komitmen, tidak akan melindungi siapapun anggota Polri terkait narkoba dan masalah hukum lainnya,” ungkap Ohirat kepada awak media saat gelar kasus penangkapan lima pelaku pesta narkoba di Mapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Selasa (14/1/2020).

Pasalnya, kata Ohoirat, diantara tiga orang anggota Polda Maluku yang terlibat ini masing-masing EM, AM dan IP masih ada 7 ribu lebih anggota Polda Maluku yang baik yang perlu dilindungi. Sehingga memang Kapolda komitmen bahwa siapapun anggota Polda tanpa kecuali yang terlibat narkoba, akan tindak sesuai ketentuan yang berlaku. Tak saja proses pidana, tapi juga sanksi etik pun pasti berjalan bagi mereka.

“Akhir Desember 2019 kita sudah pecat sejumlah anggota bermasalah. Ini menunjukkan kita tegas dan komitmen, tidak akan melindungi siapapun anggota terkait narkoba dan masalah hukum lainnya. Ditangkapnya tiga anggota di asrama Polda Maluku merupakan keberhasilan rekan-rekan di Polresta Ambon yang perlu diapresiasi. Dan perintah Kapolda untuk kita ekspos ke media dan publik ketahui,” jelas mantan Kapolres Maluku Tenggara.

Sebagaimana diketahui, tiga oknum polisi Eivandeed Matrutty alias Evan (31), Afrizal Masawoi alias AM (31) dan Ilham Palembang alias AP (35) bersama dua warga sipil Semmy Uneputty alias SU (46) dan Herlina alias Lina (31) ditangkap Satresnarkoba Polresta Ambon dan dibantu personil Ditshabara saat pesta narkoba jenis Shabu di salah satu kamar asrama Polda Maluku Tantui, Senin (13/1) dini hari.

Para pelaku yang sudah jadi tersangka itu ditangkap setelah SU dibuntuti dari Tulehu pasca mengambil barang haram yang dipasok dari Desa Kailolo, Pulau Haruku sesuai informasi dari masyarakat.

Mereka diamankan bersama satu paket shabu-shabu seberat 0,40 gram dan satu botol bong. Kelima tersangka diancam pasal berlapis mulai dari pasal 112 ayat 1 dan pasal 114 ayat 1 serta pasal 127 ayat 1 huruf a UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed