by

Plh Sekda Maluku & Kadispora Saling “Lempar” Soal Bonus Atlit PON

AMBON,MRNews.com,- Permintaan DPRD Maluku agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku segera mengumumkan bonus atlit yang akan berlaga mewakili Maluku ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua Oktober mendatang, tak digubris.

Malahan, di internal Pemprov pun harus saling lempar tanggungjawab, soal siapa berkewenangan sampaikan ada tidaknya bonus atlit dan besaran nilainya khusus bagi peraih medali emas, perak dan perunggu.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Maluku Sandy Wattimena saat dikonfirmasi enggan menjelaskan permintaan DPRD itu soal perlunya Pemprov Maluku umumkan bonus atlit yang akan jadi duta Maluku ke PON XX.

“Beta seng bisa jawab, coba tanya pa Plh Sekda jua eeee,” singkat Sandy beberapa waktu lalu kepada media ini di Ambon.

Sementara pelaksana harian (Plh) Sekda Maluku Sadli Ie malahan meminta hal itu seharusnya ditanya ke Kadispora atau Gubernur Maluku Murad Ismail sebagai pimpinan.

Sebab Gubernur-lah yang punya kewenangan menyampaikan terkait bonus atlit, karena akan berdampak ke kas daerah. Jika itu dipakai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Coba tanya pa Gubernur lah. Jangan tanya ke beta soal itu. Sebab beta masih Plh, seng ada punya kewenangan kesitu. Ale tanya pa Gubernur, jangan beta. Masa tanya bonus atlit ke beta?,” terangnya pekan lalu.

Sebagaimana diberitakan, jelang keberangkatan atlit Maluku 28 Agustus nanti untuk mengikuti PON XX yang rencananya dibuka 2 Oktober 2021, Pemprov Maluku belum juga memutuskan kepastian terkait jumlah bonus bagi atlit yang berprestasi dengan meraih emas, perak dan perunggu.

Ketua Harian KONI Maluku Agus Lomo mengatakanz jika baiknya ada kepastian bonus. Namun diakui jika pada PON lalu untuk atlit peraih medali emas diberikan bonus sebesar Rp 150 juta. Namun untuk PON Papua Pemerintah Daerah belum memastikan besaran bonus.

“Sesuai percakapan kami dengan pak Wagub, maka dikatakan jika pasti bonus atlit tidak akan mengalami penurunan dari sebelumnya” ujar Lomo saat rapat mitra bersama dengan Komisi IV DPRD Maluku di ruang komisi, Senin (23/8).

Sementara itu, Kadispora Maluku Sandi Wattimena menegaskan jika dirinya tidak bisa memutuskan besaran bonus bagi atlit berprestasi. Namun dirinya tetap yakin bonus akan diberikan pemerintah daerah.

“Karena saat ini Pandemi Covid-19 maka terjadi refocosing anggaran sehingga belum bisa dipastikan,” ujar Wattimena.

Namun dirinya memastikan jika Pemda tidak menutup mata dan pasti akan diberikan bagi atlit berprestasi.

Sementara, Anggota DPRD Maluku Elviana Pattisiana menyayangkan pernyataan Wattimena yang seakan tidak memberikan kepastian kepada perjuangan atlit. Padahal bonus itu sangat penting untuk diumumkan.

“Pak Kadis tolong dipastikan, jangan bilang Pemda tidak menutup mata, pasti diberikan. Ini jawaban tidak pasti. Bonus itu sebagai semangat untuk atlit berprestasi jadi harus pasti. Ini atlit sudah siap berangkat bonus belum tahu. Kita mesti mendapat kepastian kapan Pemda umumkan bonus,” ujar Pattiasina. (MR-01/MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed