by

PKJM Siapkan Kader AMGPM yang Paripurna, Berkualitas & Berintegritas

AMBON,MRNews.com,- Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Kota Ambon (Dakota) menggelar Pendidikan Kader Jenjang Menengah (PKJM) bagi kader bersertifikat PKJD di 16 cabang dan tiga ranting khusus selama tiga (3) hari, 13-15 Oktober 2021 di Gedung Gereja Maranatha.

Ketua umum PB AMGPM Melkianus Sairdekut menyebut, PKJM ini program strategis dan merupakan arah, kebijakan dalam skema rencana pengembangan organisasi tahun 2020-2025. Yang diharapkan pendidikan kader AMGPM disemua jenjang, tidak saja berakhir dengan perolehan sertifikata semata.

“Jauh lebih dari itu adalah mewujudnyatakan apa yang telah didapati melalui pendidikan kader. Dengan demikian, akan terciptanya kader AMGPM yang kuat secara spiritual, melayani gereja dan masyarakat. Mewujudkan keadilan dan kesejahteraan, demi kemaslahatan umat,” sebutnya sebelum membuka PKJM 2021

Karena itu, kata Sairdekut, peningkatan kapasitas etik, moral, intelektual, eklesiologi, sosial, ekonomi, politik dan lingkungan hidup yang menjadi isu sentral dalam pendidikan kader AMGPM harus direspons dan disiapkan secara dini.

Hal senada diungkap Ketua AMGPM Dakota Ivana Tuhumena. Baginya, AMGPM bertugas menyiapkan kadernya agar mampu berperan disetiap lingkup dan tanggungjawab. Maka itu kader paripurna adalah kader yang mampu bermisi didalam gereja, masyarakat dan bangsa dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Tujuan pendidikan kader AMGPM sesungguhnya kata dia, yakni memberdayakan AMGPM sebagai organisasi kader yang fungsional dan wadah tunggal pembinaan kader gereja yang efektif dan produktif, memberdayakan kader AMGPM untuk mampu melayani gereja, masyarakat, bangsa dan negara.

Serta memberdayakan AMGPM dengan sejumlah kapasitas, seperti kapasitas moral, etika, spiritual, intelektual, refleksi-aksi yang transformatif, leadership, sikap terbuka, toleran dan solider, ekonomi, budaya, politik, ekumenis, sosiologis, misiologi dan manajerial.

“PKJM ini dilaksanakan sesuai hasil konferensi daerah (Konferda) X AMGPM Dakota tahun 2020. 3.179 anggota di Dakota dalam realitas ber-AMGPM selama ini, telah menempatkan kader AMGPM sebagai sebuah kekuatan sosial yang harus benar-benar dikembangkan dan diarahkan pada pencapaian tujuan ideal organisasi,” tandasnya.

Sekretaris Klasis Kota Ambon Pendeta Max Takaria berpesan agar pendidikan kader harus dibarengi dengan penguatan karakter. Agar setiap kader pasca pendidikan ini bisa menjadi solutif bagi setiap permasalahan di masyarakat, gereja dan bangsa.

“Bagi gereja, pendidikan kader ini salah satu cara menciptakan kader AMGPM yang memiliki kekuatan kapasitas organisasi, sosial dan kegerejaan. Bukan hanya gereja, tapi masyarakat butuhkan orang-orang muda yang handal dan itu terlahir lewat pendidikan kader. Manfaatkan ruang belajar ini secara positif,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Kota Ambon A.G Latuheru menegaskan, setiap pergerakan AMGPM harus diselaraskan dengan konteks sosial-politik masyarakat dan bangsa. Sebab jika ingin menjadi organisasi yang cerdas, AMGPM harus bisa beradaptasi dengan kondisi saat ini. Harus mampu membangun SDM yang memiliki pengetahuan, skill tetapi juga sikap, membangun jaringan, bersinergi dengan pihak lain.

“Pemerintah kota (Pemkot) memberi apresiasi bagi AMGPM Dakota atas gelaran PKJM. Ini bukti AMGPM Dakota telah menempatkan kader sebagai kekuatan sosial yang harus benar-benar diarahkan dan dikembangkan kepada pencapaian tujuan ideal organisasi,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed