Pimpinan ‘Baru’ KNPI & Pemda Harus Bersinergi Bangun Malra

AMBON, MRNews.com,- Potensi daerah di Maluku Tenggara (Malra) harus bisa menjadi agenda penting bagi KNPI, terutama dalam membantu Bupati-Wakil Bupati, Thaher Hanubun-Petrus Beruatwarin. Maka, pimpinan dan kepengurusan KNPI Malra yang baru nantinya pula harus terus bergerak memberi masukan konstruktif untuk pemerintahan daerah agar terus mendorong kemajuan baik pada aspek pariwisata maupun infrastruktur, pendidikan dan lainnya, serta pemberdayaan pemuda di tingkat desa.

“Potensi daerah di Malra harus bisa menjadi agenda penting bagi KNPI dalam membantu pemerintah. Pimpinan dan kepengurusan KNPI yang baru nantinya harus terus bergerak memberikan masukan konstruktif kepada pemerintahan daerah untuk terus mendorong kemajuan di sektor pariwisata, infrastruktur, pendidikan serta pemberdayaan pemuda di tingkat desa,” tandas Koordinator Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maluku Tenggara DPD KNPI Maluku, Gasim Yabkeyanan dalam rilisnya yang didapat media ini, Senin (5/11/18).

Sebab itu, untuk mengawal progress dan orientasi juang KNPI Malra sebagai bagian integral dari kepemudaan Indonesia, Gasim mengaku, dalam waktu dekat akan dilaksanakan musyawarah daerah (Musda) DPD KNPI Malra, mengingat masa bakti kepengurusan yang lama telah berakhir sesuai amanat konstitusi organisasi. Dimana Musda sebagai bagian terpenting dalam mendistribusi kader-kader terbaik pada jenjang kepemimpinan di KNPI atau regenerasi kepemimpinan.

“Panitia dan sterring committee sudah terbentuk dan berjalan. Musda akan dilaksanakan waktu dekat. Musda tidak hanya sebagai ceremony keorganisasiaan untuk mengakhiri masa kepengurusan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi kepemudaan saja, tetapi Musda bagian terpenting dalam organisasi, untuk tetap menjaga kaderisasi kepemimpinan dan distribusi pemuda di KNPI,” katanya.

Pemuda kata dia, memiliki peranan strategis dalam mengawal pembangunan nasional maupun lokal, sebagai agent of changes dan agent of sosial control, guna mendorong perubahan di tengah kondisi bangsa saat ini, termasuk pemuda di Maluku Tenggara. Terlepas dari itu, dinamika kepemudaan secara nasional maupun lokal tak terhindarkam. Dualisme di KNPI harus dimaknai positif dalam mengawal dan menjaga kesinambungan pembangunan. Karenanya, pemuda dapat terus berkontribus bagi pemerintah daereah lewat visi-misi kepemimpinan KNPI pada tingkat DPD Kabupaten Malra maupun Kota Tual.

“KNPI yang dipimpin Subhan Pattimahu pada level Provinsi ini, akan terus melakukan konsolidasi baik internal maupun eksternal dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah yang baru di Malra maupun Kota Tual. Kita tidak lagi terjebak pada dikotomi dan diskusi parsialitas dinamika kepemudaan saat ini. Karena prinsipnya, apa yang terjadi di daerah-daerah, secara struktural dimulai dari DPP KNPI,” ucapnya.

KNPI tambah Gasim, merupakan organisasi hirarkies. Sehingga sebagai organisasi yang memiliki kewenangan di tingkat pusat, maka aturan organisasi tetap dilaksanakan, meski di luar sana, keinginan dan ekspektasi adanya penyatuan dan mengakhiri dualisme mengemuka. “Kami menginginkannya, hanya saja dinamika ini tidak bisa dihindarkan, karena terjadi dari pusat hingga daerah. Terpenting bagaimana pemuda di Indonesia berlomba-lomba menawarkan program melalui visi-misi organisasi untuk bersama mengawal pembangunan pemerintahan khususnya di Malra dan Kota Tual,” tutupnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *