by

Pilkada Ditunda, KNPI: Hitung Dampak New Normally Corona

-Maluku-462 views

AMBON,MRNews.com,- Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku Faisal Saihitua meminta pemerintah, DPR dan stakeholder yang berkepentingan agar menghitung dan mencermati secara benar dampak kehidupan baru atau new normally pasca pandemi COVID-19, terhadap keputusan penundaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020.

Diketahui, Pilkada yang semula September 2020, tapi atas kesepakatan bersama pemerintah pusat, DPR-RI, KPU, Bawaslu, menundanya ke Desember 2020 akibat pandemi COVID-19. Pemerintah pun menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) nomor 2 tahun 2020.

“Kami berharap penundaan Pilkada harus melihat dampak penyebaran COVID-19. Sudah ada Perppu namun dari sisi legislasi juga masih tarik ulur. Kita disini tidak untuk justifikasi, tapi memberi masukan bagi pemerintah, mari bersama melihat, mengukur, menakar dampak ini kedepan seperti apa,” kata Faisal kepada awak media di Ambon, Sabtu (23/5).

Pasalnya, kata dia, rekomendasi Gugus Tugas nasional anjurkan agar Pilkada tidak dalam waktu dekat. Sebab jangan sampai pelaksanaannya masih akan berdampak dengan penyebaran corona. Di Maluku, empat kabupaten yang menggelar Pilkada yaitu MBD, SBT, Bursel dan Kepulauan Aru.

“Jangan lagi berpolemik soal waktu. Namun mari mengukur bila Pilkada Desember, dampaknya seperti apa?. Harus ada simulasi oleh pemerintah. Bagaimana juga kalau mundur Maret 2021, Mei atau September 2021 sebagaimana skenario awal yang disimulasi?. Bukan melihat hitung-hitungan politik dan sebagainya,” jelas politisi PDI Perjuangan.

KNPI kata dia, keluar dari wilayah politik, namun secara objektif melihat bagaimana dampak persoalan ini terhadap masyarakat. Sebab kasus Corona meningkat tiap waktu, masyarakat susah diatur, tidak mengindahkan anjuran pemerintah. Satu sisi, hitungan politik mau dikebut.

“Prinsipnya kita mendukung keputusan yang diambil pemerintah. Ini tanggungjawab bersama. Namun bagaimana pemerintah provinsi, KPUD, elemen masyarakat dan pemuda memberi rekomendasi agar prosesnya berdampak signifikan bagi kehidupan sosial dan terpenting aspek kesehatan masyarakat di 4 kabupaten khususnya terpenuhi. Bukan soal hitungan politiknya,” tukasnya.

Terhadap hal itu, tambahnya, KNPI selaku mitra kritis, bersinergi dengan Polda Maluku guna mengedukasi masyarakat tentang kesiapan menghadapi pesta demokrasi saat masuki new normally. Sebab semua akan berdampak signfikan pada kehidupan masyarakat baik aspek sosial, politik, keamanan, ekonomi.

Sementara Bendahara DPD KNPI Maluku Alex Belay menambahkan, prinsipnya KNPI tetap pada porsi mendukung setiap proses dan tahapan Pilkada pada empat kabupaten di Maluku dan mengimbau masyarakat mengikuti anjuran pemerintah terkait COVID-19 demi kebaikan bersama. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed