by

PID & P2KTD, Upaya Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Desa

-Kota Ambon-94 views

AMBON,MRNews.com,- Program Inovasi Desa (PID) merupakan salah satu upaya pemerintah yang sementara diimplementasi melalui Kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi (Kemendes-PDTT) dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa melalui pemanfaatan Dana Desa (DD), yang lebih berkualitas dengan strategi pengembangan kapasitas desa secara berkelanjutan khususnya dalam pengembangan ekonomi lokal. Karena itu, penyedia peningkatan kapasitas teknis desa (P2KTD) menjadi sangat penting guna mendorong dan memberi pemahaman bagi aparatur desa.

Hal itu diungkapkan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkot Ambon, Romeo Soplanit saat membuka sosialisasi P2KTD dan rapat koordinasi (Rakor) tim inovasi Kota Ambon PID yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Masyarakat dan Desa (DP3AMD) Kota Ambon, di Marina Hotel, Kamis (12/10/18) .

“Salah satu komponen penting dalam pengelolaan pengetahuan dan inovasi desa adalah P2KTD. Untuk melaksanakan fungsi P2KTD dibutuhkan orang-orang yang memiliki pengetahuan, ketrampilan serta profesionalitas di bidangnya. Karena P2KTD terdiri dari organisasi atau lembaga berbadan hukum yang memiliki keahlian tertentu, dan diakui secara profesional serta berkomitmen membantu desa atau negeri dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” jelas Soplanit.

Menurutnya, keberadaan P2KTD agar desa mendapat jasa layanan teknis lebih berkualitas, bahwa P2KTD bukan lembaga baru pengganti peran tenaga pendamping yang sudah ada, tetapi P2KTD sangat dibutuhkan untuk memperkuat kapasitas teknis Pemerintah desa dan mempersiapkan kader  dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, agar terwujudnya kemandirian. Selain itu, jenis layanan teknis yang disediakan meliputi tiga bidang utama yaitu kewirausahaan dan pengembangan ekonomi lokal, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur desa/ negeri.

P2KTD memberikan pelayanan dalam bentuk dukungan teknis berupa pelatihan, konsultasi, bimtek, monitoring dan studi sesuai dengan kebutuhan desa. PID diharapkan mampu mendorong munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif di desa dan antar desa, agar desa lebih efektif dalam penggunaan DD sebagai investasi peningkatan produktivitas demi kesejahteraan masyarakat.

“PID hadir, sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan DD, dengan memberi rujukan inovasi pembangunan desa serta merevitalisasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, pengembangan SDM serta infrastruktur desa. Juga untuk meningkatkan kapasitas, sesuai amanat UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa,” paparnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tambah Soplanit, menyadari sungguh untuk mencapai tujuan pembangunan kota, sebagaimana yang tertuang dalam visi-misi kota Ambon tahun 2017-2022, pemerintah tidak bekerja sendiri, namun membutuhkan dukungan dan partisipasi serta keterlibatan seluruh komponen masyarakat kota.

“Apresiasi bagi para narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengetahuan bersama masyarakat, khususnya dengan tim PID. Semoga kegiatan ini bermanfaat serta berkualitas, serta peserta dapat menyerap ilmu dan pengetahuan sebaiknya. Sehingga nantinya dapat mempergunakan dalam optimalisasi tugas membangun ekonomi keluarga di masyarakat di desa guna terwujudnya Kota Ambon yang harmonis, sejahtera dan religius,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed