Piala Juara Umum Duta Qasidah Bermalam di Balaikota Ambon

AMBON,MRNews.com,- Piala bergilir juara umum pemilihan duta-duta Qasidah tingkat nasional XXIV tahun 2019 yang direbut Kafilah Provinsi Maluku dititipkan semalam di Balaikota Ambon.

Besoknya (hari ini-red) bahkan mungkin Senin mendatang, baru akan diserahkan ke DPW LASQI Maluku dan diteruskan bagi Pemerintah Provinsi Maluku untuk disimpan selama setahun kedepan hingga perhelatan event tersebut ke-XXV tahun 2020 di Provinsi Aceh.

Bermalamnya piala bergilir tersebut seturut permintaan oleh Walikota Ambon Richard Louhenapessy kepada DPW LASQI Maluku ketika menerima Kafilah Maluku di halaman parkir Balaikota Ambon, Sabtu (30/11/19).

Alasannya, sebagai bentuk syukur atas suksesnya penyelenggaraan pemilihan duta-duta Qasidah nasional XXIV yang telah berjalan, dimana kota Ambon selaku tuan rumah dan terukirnya beberapa sejarah manis pada event tersebut.

Walikota pun memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Kafilah Maluku yang telah mengukir dengan tinta emas dalam perjalanan festival pemilihan duta-duta Qasidah secara nasional di Indonesia, dimana untuk pertama kalinya Maluku mendapat juara umum event tersebut.

“Jelas, ini kebanggan buat seluruh masyarakat Maluku, kota Ambon dan kabupaten/kota penyumbang anggota Kafilah yang telah berjuang meraih hasil terbaik,” ujarnya.

Dari awal memang diakui Louhenapessy, dirinya dan wakil walikotaa memprediksi bahwa ada kemungkinan besar Maluku bisa juara umum dan benar. Karena persiapan, materi yang ditampilkan dan proses seleksi dari awal yang dijalani semua berjalan baik. Kerjasama yang harmonis diantara satu dengan lainnya juga baik hingga akhirnya prestasi diraih.

Bukti lain, tidak ada satu pun kontingen yang komplain tapi semua memberi apresiasi dan pengakuan memang Maluku pantas juara karena semua penampilan bagus dan teruji.

“Ini prestasi yang membanggakan bagi rakyat Maluku. Seluruh penyelenggaraan ada pada pemerintah kota (Pemkot) walau event nasional. Sehingga tidak salah, usai diterima pa Gubernur dan ibu maka Pemkot patut menyambut basudara atas pengabdian dan perjuangan luar biasa. Hanya orang yang berlatih dengan sungguh-sungguh pada waktunya akan mendapat hasil maksimal, sebaliknya pun demikian. Maka hari ini kalau kita juara, bukan karena kita hebat tapi kita berlatih jauh lebih baik dari kontingen lain,” ungkap Walikota.

Kedepan, tentu diakuinya, mempertahankan prestasi ini jauh lebih sulit. Maka harus ditunjang dengan terus berlatih tiada henti, jika tak ingin juara umum terbang ke daerah lain.

“Kalau mau pertahankan prestasi ini, terus berlatih dan berlatih. Bangun Maluku ini semua punya kesempatan sama termasuk lewat talenta bernyanyi. Soal bonus, jangan lihat dari besarnya, sebab tak akan cukup. Tapi lihat bagaimana respek, apresiasi pemerintah bagi saudara-saudara,” pesannya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *