by

PGRI Kota Ambon Diminta Berani Lakukan Perubahan

AMBON,MRNews.com,- Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Ambon periode 2020-2025 dibawah kepemimpinan Anthony Gustav Latuheru yang juga Sekretaris Kota Ambon diminta untuk berani melakukan perubahan dalam sistem pendidikan nasional.

Permintaan itu diutarakan Walikota Ambon Richard Louhenapessy saat pelantikan pengurus PGRI Kota Ambon di Marina Hotel, Kamis (17/12).

Diera saat ini agar bisa maju dalam sistem pendidikan nasional, guru khususnya PGRI sebagai organisasi profesi harus berani lakukan perubahan yakni diharapkan dapat memberi motivasi kepada anak didik serta optimalisasi potensi anak didik lewat merangsang inovasi dan mendorong kreatifitas mereka.

“Itu yang sebenarnya diharapakan kedepan dalam tugas dan peran seorang guru yang juga diharapkan seorang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim,” tukasnya.

Pasalnya diakui Louhenapessy, kenyataan dilapangan guru ada yang tidak fokus menjalankan tugas utama yakni mengajar dan mendidik.

Sebab tugas sampingan lebih banyak dan dominan seperti menjadi administrator, mengelola keuangan sekolah, mengurus kurikulum, mengurus kegiatan fisik sekolah.

“Hal itu yang membuat guru kadang stagnan atau tidak berkembang dalam tugasnya. Dia tidak bisa lagi optimalisasi merangsang inovasi dan kreativitas anak serta memberi motivasi bagi anak didik. Sebab kita juga terjebak dalam kegiatan rutin” urainya.

Hal Ini harus jadi tantangan bagi PGRI kota Ambon lima tahun kedepan. Manakala fungsi profesional harus dikedepankan dengan mengupayakan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.

“Saya prihatin dengan kondisi saat ini belajar ditengah Pandemi. Tapi menjadi tanggungjawab saya bagaimana mendorong anak-anak dikota ini untuk mampu bersaing dengan anak-anak lain secara nasional. Tingkatan profesional, jaga kekompakan dan solidaritas, saling membantu dan kerjasama. Agar bisa atasi masalah apapun,” pesannya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Ambon Anthony Gustav Latuheru berjanji bersama pengurus akan kembali membesarkan PGRI dan merealisasikan program kerja lima tahun kedepan sesuai AD/ART.

“Kami punya obsesi untuk guru dan tenaga kependidikan hanya punya satu payung organisasi profesi yaitu PGRI. Kekompakan, kolaborasi dan sinergi membantu pemerintah membangun sistem pendidikan nasional jadi tujuan utama. Maka program kegiatan akan kami maksimalkan untuk kemajuan organisasi,” tukasnya.

Pengurus PGRI kota Ambon juga diakuinya berkomitmen memperjuangkan guru dan tenaga kependidikan yang statusnya masih honorer agar bisa diangkat atau diperhatikan dengan layak. Bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah. Tidak saja di sekolah negeri tapi juga swasta. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed