by

“Petrus” Beraksi di Hutan, Satu Warga Hulaliu Meregang Nyawa

AMBON,MRNews.com,- Nasib naas menimpa YI alias Yonas, warga Negeri Hulaliu Kecamatan Pulau Haruku. Dia tewas terkena peluru tajam ketika penembak misterius alias Petrus beraksi ditengah hutan, Senin (14/2).

Tewasnya warga Hulaliu itu diakui Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rum Ohoirat kepada awak media.

“Sekitar 13.30 WIT hari ini, ada beberapa orang warga yang berasal dari Desa Hulaliu sementara berada ditengah hutan, tiba-tiba ada bunyi tembakan. Kemudian ada satu warga terkena tembakan, luka-luka dan meninggal dunia,” sebut Rum di Mapolda Maluku, Senin (14/2).

Saat ini diakui Rum, korban tertembak sudah dievakuasi dari dalam hutan dan sementara diupayakan pihak Puskesmas setempat menangani yang bersangkutan.

“Basudara Maluku saya harap menahan diri dan tidak terprovokasi. Kita belum tahu apa akar masalahnya sehingga ada penembakan. Sementara anggota kita di lapangan. Dirreskrimum juga berada di TKP bersama Kapolsek,” bebernya.

Pasca kejadian penembakan misterius itu, diakui Rum, terjadi konsentrasi massa pada desa korban tertembak. Namun terkait itu diharapkan tidak dibesar-besarkan sehingga jadi pemicu konflik panjang.

“Kami berharap dan menghimbau sekali lagi kepada masyarakat, agar tetap tenang, jangan terprovokasi dengan isu-isu atau kabar yang sifatnya hoax. Karena kita juga tidak tahu yang lakukan penembakan itu darimana,” harap Rum.

Mengenai jenis peluru apa yang bersarang di tubuh korban apakah dari senjata organik atau rakitan, Rum enggan berspekulasi. Sebab situasi pasca kejadian itu masih panas.

“Belum, belum. Kita masih belum bisa untuk memberikan statement lebih dalam karena penyelidikan itu nanti melalui penyidik. Tapi yang jelas korban tidak sendiri, tapi dengan beberapa temannya,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pasca kejadian tersebut, Rum mengaku, saat ini personil pengamanan sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP).

“Personil yang sudah di TKP terdiri dari 2 pleton Brimob, Sabhara dan Kapolsek Pulau Haruku serta pasukannya pun sudah ada disana,” pungkas mantan Kapolres Maluku Tenggara (Malra) itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed