by

Personil Satgas Terbatas Awasi Prokes di Rumah Ibadah

AMBON,MRNews.com,- Penerapan PSBB transisi tahap X di Kota Ambon lebih diketatkan pengawasan pada rumah-rumah ibadah oleh tim Satgas Covid-19 sesuai instruksi Walikota.

Namun, untuk secara menyeluruh, tim Satgas Covid-19 khusus bidang pelaksana kegiatan keagamaan masih terbatas personil. Hal itu diakui koordinator bidang pelaksana kegiatan keagamaan Satgas COVID-19 Fenly Masawoy.

“Memang kita kekurangan personil untuk lakukan pengawasan. Karena ibadah sholat Jumat dan ibadah Minggu dilakukan bersamaan. Kita hanya mampu mengontrol beberapa Masjid. Begitupun Gereja dihari Minggu ibadah,” tandas Fenly kepada awak media di Balaikota Ambon, Selasa (24/11). Namun begitu, pihaknya kata Fenly, merasa sedikit terbantu. Sebab beberapa Gereja dan Masjid di Kota Ambon telah membentuk tim relawan Covid-19 untuk selalu bersama melakukan pengawasan terhadap protokol kesehatan (Prokes) ketika beribadah. “Beberapa Masjid atau Gereja sudah bentuk relawan. Misalnya di Gereja Silo, Maranatha dan Lateri, sudah punya Satgas dan sangat membantu. Kita harapkan memang sesuai Juknis yang kita sampaikan ke tempat ibadah agar menyediakan tim atau relawan untuk memperhatikan Prokes,” tukasnya. Sejauh ini sambung mantan Penjabat Raja Batu Merah, pantauan pihaknya baik Sholat Jumat maupun ibadah Minggu, mayoritas rumah ibadah sudah menerapkan Prokes. Sebagian kecil belum dan sudah diberikan surat dukungan untuk menerapkan Prokes. “Saat Gereja dibuka Oktober kemarin, kami langsung melakukan pengawasan terkait penerapan Prokes. Semua gereja belum dibuka full. Setiap ada pemberitahuan dibuka kita turun dan memberitahukan pentingnya Prokes,” beber Plt Kabag Kesra Kota Ambon. Ditambahkan, Peraturan Walikota (Perwali) nomor 25 tahun 2020 tentang pembatasan 50 persen kapasitas umat ketika melakukan ibadah, wajib masker, sediakan tempat cuci tangan dan jaga jarak belum diganti/dicabut. “Seiring waktu, tingkat kesadaran masyarakat terhadap penerapan Prokes ditempat Ibadah, mulai menurun. Maka PSBB kali ini, tempat ibadah menjadi perhatian, pengawasan untuk disiplin Prokes demi mencegah munculnya klaster baru,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed