Pernyataan Wiranto Dikritisi

AMBON,MRNews,com.- Mantan anggota DPRD Maluku periode 2014-2019, Melkias Frans kepada media mengaku menyesal dengan pernyataan Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, yang menyatakan masyarakat yang masih menetap di tempat pengungsian agar kembali ke rumah masing-masing agar tidak membebani pemerintah.

“Karena itu, kita mengecam keras dan meminta Wiranto mencabut pernyataannya. Jika tidak, maka kita akan buat aksi besar-besaran untuk menolak Wiranto bahkan akan melaporkan ke presiden karena sangat melecehkan masyarakat Maluku” tegas Frans di Ambon, Selasa (1/10/19).

Gempa dan bencana alam yang terjadi di Maluku menurutnya tidak bisa direncanakan sehingga melalui pernyataan Wiranto menggambarkan sikap pemerintah pusat terhadap Maluku. Karena itu, Frans meminta masyarakat Maluku untuk mencermati dengan baik pernyataan Wiranto.

“Dimana beban yang ditanggung pemerintah saat gempa melanda Maluku ? ini konsekwensi dari bernegara, karena Negara wajib melindungi warganya” kecam Frans.

Hal yang sama diungkapkan Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Maluku, Johan Rahantoknam , menurutnya pernyataan Wiranto tidak menggambarkan seorang pemimpin Negara dan sangat menciderai perasaan dan hati orang Maluku terutama yang menjadi korban gempa. “Ucapan pak Wiranto itu sangat menciderai perasaan dan hati korban gempa di Maluku” ujar Rahantoknam.

Ditegaskannya, sesuai data maka jumlah rumah yang rusak berjumlah 1000 lebih yang tersebar di dua kabupaten dan satu kota. Karena negara berkewajiban melindungi segenap tumpah darah Indonesia termasuk masyarakat Maluku. (MR-01)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *