by

Penyusunan Road Map Ambon Kota Musik Tuntas

AMBON,MRNews.com,- Penyusunan Road Map atau peta jalan Ambon Kota Musik oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Indonesian Creative Cities Network (ICCN) dan Ambon Music Office (AMO) tuntas dilakukan, Kamis (3/12/20).

Herbin Saragih, Sub Koordinator Kelembagaan Regional III Kemenparekraf menyatakan, semua ini dilakukan dari awal persiapan, penyusunan, ada kajian/proses dan nantinya output. Outputnya dalam bentuk buku dokumen isinya adalah kajian road map yang nantinya akan diluncurkan.

Pasca itu, kata dia, tentu kedepan bagaimana implementasinya. Hal ini berkaitan setiap kebijakan yang dikeluarkan untuk mengintervensi atau memberi masukan ke pemerintah daerah apa yang harus mereka lakukan untuk pengembangan Ambon kota musik. Yaitu mengembangkan komunitas, sanggar dan sebagainya dipersiapkan.

“Di dokumen itu telah dicatat semuanya. Jadi kami harap juga teman-teman media harus sama-sama membangun, menciptakan suasana kondusif pengembangan kota musik Ambon. Karena Ambon milik kita semua. Jangan sampai satu media katakan tidak, media lain iya. Kita harus sama-sama,” jelasnya usai finalisasi penyusunan road map kota musik Ambon.

Mengenai catatan evaluasi atau kekurangan yang perlu dibenahi sejauh ini menurut dia, kekurangan pada waktunya yang sangat pendek karena musim Corona menyebabkan masih ada beberapa hal yang mungkin perlu didalami.

Manakala dalam sebuah kajian, perlu ada uji panel atau uji publik. Apakah itu sudah sesuai pendapat ahli atau belum. Artinya, konsep pentahelix, hensahelix yaitu akademisi, pelaku bisnis, komunitas, media, pemerintah dan pemerhati harus sama-sama berdiskusi sudah pas atau belum sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Jadi bukan cuma gegara saya yang menulis lalu saya katakan sudah pas. Tapi harus kita uji dulu publik. Semoga ditahun akan datang, kita punya alokasi waktu banyak, akan coba pertajam lagi hasil ini. Kita uji publik lagi agar ini benar-benar responsif terhadap perkembangan Ambon kota musik saat ini,” demikian Saragih di Swissbell-hotel.

Direktur AMO Ronny Loppies menambahkan, untuk pariwisata musik yang rencana mulai jalan 2021, sebagai penyusun pihaknya telah menyelesaikan desain strategis dan rencana aksi (DSRA) Ambon kota musik dengan branding-nya pariwisata musik. Artinya didalam buku itu sudah ada pengkajian naskah akademiknya dan DSRA itu.

“Diharapkan 2021 sudah mulai disosialisasi. Dalam pembicaraan kemarin dengan Kemenparekraf, mungkin sekitar Maret 2021 kita sudah mulai sosialisasi ke 10 destinasi tujuan wisata unggulan seperti yang sudah tergambar didalam buku, akan direncanakan di 2021,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed