Penyesuaian Kerja, Rolling Diberlakukan Bagi 158 CPNS

AMBON,MRNews.com,- Guna melakukan penyesuaian kerja pada lingkungan pelayanan pemerintah kota (Pemkot) Ambon, 158 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun angkatan 2019 mulai menempati pos SKPD yang ditentukan untuk sementara. Karenanya sistem rolling atau tukar posisi akan diberlakukan bagi mereka dalam kurun waktu tertentu tiap dua hari.

Kepala badan kepegawaian daerah dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) Kota Ambon, Benny Selanno menyatakan, untuk penempatan 158 CPNS Pemkot Ambon ke masing-masing SKPD, tidak langsung berlaku absolut, tetapi sementara diatur guna melakukan penyesuaian dengan lingkungan yang ada di Pemkot. Paling tidak mereka yang punya kaitan dengan pola pelayanan pembangunan pada Pemkot.

“Hari ini jam 3 sore kita akan rapat dengan mereka untuk atur penempatan. Jadi sistemnya nanti mereka dua hari di satu SKPD, kemudian pindah lagi ke SKPD lain atau sistem rolling sampai mereka mengerti benar tentang pola kerja dan pelayanan pada pemerintah kota seperti apa. Sehingga dapat dipedomani sebagai abdi negara dengan baik ketika nantinya menempati SKPD tetap sesuai SK,” tukas Selanno kepada media ini di Balaikota Ambon, Senin (10/6/19).

Sebenarnya kata Selanno, sebelum libur lebaran dan cuti bersama, pihaknya sudah membagi mereka para 158 CPNS pada tiap SKPD untuk penyesuaian kerja. Tapi karena bertepatan dengan waktu yang sangat mepet atau sempit sekali menjelang lebaran sehingga baru ditindaklanjuti pembagian sekarang dan akan mulai berjalan mulai besok.

“Besok mereka sudah tidak apel lagi di halaman Balaikota, bagi yang tugasnya di luar area Balaikota Ambon. Sedangkan tugas di kawasan sini, wajib melakukan apel,” ungkap Selanno.

Diketahui, 158 CPNS Pemkot Ambon itu diantaranya tenaga honorer K2 guru empat orang, formasi khusus Cumlaude berjumlah tiga orang yaitu analisis perencanaan, mediator hubungan industrial ahli pertama dan, auditor ahli pertama. Formasi khusus disabilitas dua orang yakni pengelolaan sistem informasi administrasi kependudukan dan analisis kesehatan. Formasi umum tenaga guru berjumlah 53 orang, tenaga kesehatan berjumlah 43 orang dan tenaga teknis berjumlah 56 orang. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *