by

Penyaluran Bansos Reguler Tahap Awal Tunggu Update Kemensos

AMBON,MRNews.com,- Penyaluran bantuan sosial (Bansos) reguler tahap awal 2021 dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk kota Ambon masih menunggu Kemensos.

Pasalnya waktu yang diberikan Kemensos bagi Kabupaten/Kota untuk update/upgrade data penerima Bansos hingga 13 Januari mendatang.

Diketahui, untuk kota Ambon, data awal penerima Bansos reguler dari pemerintah pusat meliputi bantuan sosial tunai (BST) bagi 9.027 keluarga penerima manfaat (KPM), bantuan pangan non tunai (BPNT) sebanyak 13.346 KPM dan program keluarga harapan (PKH) bagi 7.381 KPM.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon Naldo Djelelep katakan, Bansos reguler tahap awal 2021 ini belum jalan atau belum disalurkan.

Karena sementara ini kebijakan Menso baru Tri Rismaharini, data harus diupdate/diupgrade ulang hingga 13 Januari oleh Kabupaten/Kota. Karena persoalan data bagi Mensos sangat penting dan clear.

“Data KPM BST, PKH dan BPNT sembako yang diganti tunai itu sementara diupgrade. Karena itu kementerian ada butuh dan kita upgrade sampai batas waktu tanggl 13 Januari dimasukkan,” tandasnya kepada media ini di Ambon, Minggu (10/1/2021).

Menurutnya, data yang disampaikan awal itu bisa saja ada perubahan, naik atau turun tergantung kementerian. Sebab data menjadi hal utama dalam penyaluran dan tiap Menteri memilki kebijakan berbeda-beda.

Untuk data pembagian sembako bagi warga miskin baru (Misbar) di kota Ambon 2020, beber Naldo, dari April-Desember 2020 untuk 20 kelurahan masing-masing April totalnya 11.063 KK, Mei 10.890 KK, Juni 12.182 KK, Juli 11.972 KK, Agustus 11.992 KK, September 12.025 KK, Oktober 12.127 KK, November 12.119 KK dan Desember 12.123 KK.

“Jadi kalau total untuk pemberian sembako dari APBD kota Ambon yang digunakan itu yang sudah dibagi untuk 20 kelurahan dengan jumlah KK dalam 9 bulan katong bagi jumlahnya sudah 106.453 KK, dengan tiap KK mendapat biaya sebesar Rp 200 ribu/bulan bantuan sembako,” tukasnya.

Terhadap realisasi di 2021 bagi warga Misbar yang jumlahnya 12 ribu lebih, Naldo mengaku, soal itu alangkah baiknya konfirmasi ke Walikota. Sebab kebijakan diatur pimpinan diatas, mempertimbangkan kapan dan bagaimana penyaluran.

“Khan totalnya variatif antara 11-12 ribu/KK/bulan tiap kelurahan. Kita selaku dinas teknis cuma siap melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang harus dijalankan, tergantung pimpinan diatas. Kalau jalan dibulan apa yah nanti katong siapkan untuk bulan itu,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed