Peningkatkan Kapasitas Musisi Menuju Ambon Kota Musik

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan Ambon Music Office (AMO) terus bergerak menuju pengakuan UNESCO terhadap Ambon sebagai kota musik dunia atau city of music pada tahun ini. Salah satunya dengan merangkul para musisi di kota ini lewat workhsop peningkatan kapasitas bermusik, yang dihadiri dan dibekali langsung oleh Director UNESCO City Of Music, Mr Rainer Kern di Marina Hotel, Jumat (24/5/19).

Bahkan, Walikota Ambon melalui Sekretaris Kota (Sekkot), A.G. Latuheru menegaskan, dalam rangka mendukung Ambon menjadi UNESCO city of music maka penguatan kapasitas musisi sangat penting. Sebab musik bagi Ambonese (orang Ambon) sudah menentukan jati diri dan pembeda yang signifikan dengan kota-kota musik dunia lainnya. Musik sudah mengalir dalam sendi-sendi kehidupan Ambonese dan memang Ambon sudah siap untuk menjadi kota musik dunia pada dasarnya.

Bahkan, diakuinya, kunjungan Reiner Kern dari Mannheim dan Tamara Kemanski dari Polandia sebagai focal poin UNESCO ke Ambon telah menegaskan sebenarnya Ambon sudah menjadi kota musik dunia, saat melihat kapasitas bermusik dai Ambonese yang alamiah dan penuh rasa dalam berbagai kunjungannya ke sejumlah komunitas musik di Ambon. Bahkan, di tahun 2019 ini pula Ambon masuk dalam top 99 inovasi pelayanan publik dengan inovasi bertemakan Ambon City of Music. Juga Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) pun akan melakukan revitalisasi infrastruktur sanggar Booiratan Amahusu sebagai pemenang bantuan pemerintah lewat BeKraf tahun 2019.

“Capaian-capaian itu dan lainnya tentu akan sangat membantu Pemkot Ambon dalam mewujudkan Ambon kota musik dunia selaras visi misi Pemkot 2017-2022. Kita juga akan terus berupaya keras untuk memfasilitasi pengembangan kapasitas musisi di kota Ambon melalui AMO serta dinas pariwisata dan kebudayaan kota Ambon. Pentingnya workshop ini, maka keseriusan peserta diharapkan secara tuntas demi melengkapi dan meningkatkan skill bermusik yang sudah ada,” tukas Latuheru saat membuka workshop.

Sedangkan Direktur AMO, Ronny Loppies mengaku, menuju kota musik dunia, surat-surat dukungan dari luar negeri seperti Adelaide, Tongyeong, Daegu, Hannover, Phuket, Mannheim, Katowice, dari institusi pemerintah yaitu BeKraf, kementerian pendidikan dan kebudayaan, kementerian luar negeri, dinas pariwisata dan kebudayaan kota Bandung, dinas pariwisata dan kebudayaan kota Pekalongan sampai dukungan dari institusi musik seperti PAPPRI, KCI, MMI Malang dan berbagai komunitas musik Ambon sudah sangat signifikan bahwa Ambon didukung dan diakui sebagai kota musik dunia.

“Disadari menjadi kota musik dunia bukanlah akhir dari perjuangan kota ini. Kota musik dunia hanya merupakan bonus kepada kota Ambon untuk membangun jejaring antar sesama kota musik dunia yang akan berpengaruh kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlangsungan kota dalam konteks sustainable development goals atau SDG’s. Kota-kota musik dunia akan saling bekerjasama dimana Ambon termasuk salah satu didalamnya,” demikian Loppies. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *