Pemkot Serahkan Santunan Duka Korban Meninggal Gempabumi

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah kota (Pemkot) Ambon hari ini mulai menyerahkan santunan duka dan akte kematian kepada 11 ahli waris korban meninggal dunia akibat gempabumi 6,5 SR 26 September lalu yang adalah warga kota Ambon. Penyerahan awal dilakukan sekretaris kota (Sekkot) Ambon Anthony Gustaf Latuheru untuk tiga ahli waris didampingi kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Kadis Dukcapil) Marcella Haurissa dan staf dinas kesehatan (Dinkes).

Sekkot katakan, penyerahan santunan uang duka hanya kepada korban gempa yang adalah warga kota Ambon, pemegang KTP Ambon yang meninggal dunia. Dimana berdasarkan data awal 13 korban namun ternyata di cek dua orang lainnya bukan warga kota Ambon tapi warga kabupaten Buru dan Desa Nalahia Kecamatan Nusalaut Kabupaten Maluku Tengah jadi hanya 11 orang saja yang disantuni Pemkot. Korban berhak menerima santunan sebesar Rp 2 juta per orang.

“Hari ini saya jalan bagi santunan duka kepada ahli waris sekaligus memberikan mereka punya akte kematian. Santunan duka dan akte kematian itu program Pemkot jadi kita realisasikan. Kita berikan santunan Rp 2 juta per orang kepada ahli waris. Memang data korban awal di kota Ambon khan 13 tapi dikroscek ulang lagi hanya 11, dua orang tidak karena mereka asal Buru dan Malteng. Santunan itu hanya diperuntukan untuk warga kota,” jelas Latuheru kepada media di Ambon, Senin (7/10/19).

Latuheru menargetkan pembagian santunan duka dan akte kematian korban gempabumi kepada ahli waris diupayakan tuntas sebelum masa tanggap darurat di kota Ambon selesai atau 9 Oktober mendatang. Bahwa korban gempabumi secara umum juga disantuni oleh kementerian sosial (Kemensos).

“Tadi kita baru serahkan untuk ahli waris di tiga rumah yaitu warga Waihaong, Wainitu dan Jalan Baru. Tim masih jalan di sejumlah desa atau negeri yang kita upayakan selesai pembagian sebelum masa tanggap darurat di kota Ambon selesai atau tanggal 9 Oktober,” harap Latuheru. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *