by

Pemkot Ambon Usul 7 Judul Ranperda ke DPRD

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah kota (Pemkot) Ambon mengusulkan tujuh (7) judul rancangan peraturan daerah (Ranperda) kota Ambon ke DPRD melalui badan pembuat peraturan daerah (Bapemperda) untuk dibahas pada masa sidang II tahun sidang 2020/2021.

Wakil ketua Bapemperda DPRD kota Ambon Christianto Laturiuw mengatakan, sesuai usulan-usulan anggota Bapemperda, ada tujuh (7) Ranperda usulan Pemkot Ambon yang masuk ke DPRD untuk dibahas yakni lima (5) Ranperda baru dan dua (2) Ranperda perubahan.

Ranperda pertama kata Laturiuw, dari dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan, kedua dari dinas pendidikan tentang pedoman dan pengelolaan anggaran pendapatan belanja sekolah.

Ketiga, dari dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) terkait pemberian insentif dan kemudahan investasi di Kota Ambon. Keempat, dari bagian hukum yang mengusulkan tentang pembentukan BUMD pasar.

“Itu empat Ranperda baru. Sedangkan untuk posisi perubahan Ranperda ada dua (2) yang diusulkan dari bagian pemerintahan terkait pengangkatan, pemilihan, pelantikan, pemberhentian kepala pemerintahan serta tentang negeri,” beber politisi Gerindra itu usai rapat bersama sejumlah OPD pengusul Ranperda di DPRD, Selasa (26/1/2021).

Ternyata dalam rapat, diakui Laturiuw, ada satu usulan Ranperda tambahan tentang adaptasi kebiasaan baru (AKB). Hal ini terkait kondisi Pandemi Corona. Namun dokumen Ranperda ini belum disampaikan ke DPRD, masih bersifat usulan judul.

“Beberapa catatan sudah disampaikan teman-teman bahwa tiap OPD tidak boleh hanya sekedar sampaikan usulan judul tapi diagendakan dalam pertemuan berikut mereka juga punya konsep harus benar dan jelas alasan apa sampaikan usulan Ranperda ini, latar belakangnya,” terangnya.

Rapat tadi dikatakan Laturiuw, hanya kepada pimpinan OPD pengusul. Agenda berikutnya internal DPRD terkait Ranperda inisiatif tiap komisi.

Sebab dimasa sidang ini tiap komisi walau ada beberapa Ranperda nanti diusul tapi diupayakan bisa diselesaikan tiap komisi hanya 1 Ranperda, ditambah usulan OPD.

“Tadi saya sudah sampaikan, memang APBD 2021 sudah ditetapkan tapi soal anggaran kira-kira bisa kita belanjakan nanti bagaimana. Harus kita dengar paparan kebutuhan tiap OPD. Kira-kira plot anggaran direncanakan kapan, disemester pertama, triwulan pertama/kwartal pertama. Agar dimasa sidang ini, kita bisa tahu berapa jumlah Ranperda yang bisa kita selesaikan,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed