by

Pemkot Ambon Miliki Lebih Dari 375 Duta Perubahan Perilaku

-Kota Ambon-64 views

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memiliki lebih dari 375 kader atau duta untuk mensosialisakan perubahan perilaku. Langkah ini untuk mengedukasi warga sehingga protokol kesehatan betul-betul diimplementasikan guna memutus rantai penularan Covid-19.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, para kader tersebut bukan lagi tenaga sukarelawan tetapi sebagai duta untuk membantu raktyat, khususnya diwilayahnya. Ditekankan, dalam konteks penanganan Covid-19, perilaku manusia merupakan kunci dari transmisi virus ini.

Disamping itu, Richard mengaku, untuk mengubah perilaku seseorang dalam kondisi Covid-19 tidak mudah, semudah membalik telapak tangan. Sebab dewasa ini ada sebagian orang tidak mempercayai adanya Covid-19. Karena itu, penting semua pihak untuk melakukan kerjasama, koordinasi serta partisipasi.

“Sebagai anak bangsa kita tidak boleh tinggal diam dan membiarkan Covid-19 ini terus merajarela menguasai semua sendi-sendi kehidupan masyarakat,” ujarnya saat peluncuran duta perubahan perilaku, sub bidang sosialisasi Satgas penanganan Covid-19 tingkat Kota Ambon secara virtual, Selasa (3/11).

Diakui, para duta perubahan perilaku ini tidak bekerja sendiri mengedukasi warga, tetapi bersama dengan petugas penyuluhan dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Ambon yang telah tersebar di 5 kecamatan, serta petugas kepolisian.

Tentu juga strategi 4 M dalam percepatan penanganan Covid-19 diwilayahnya tak kalah penting. Apabila biasanya hanya kenal 3 M yaitu mencuci tangan dengan sabun diair mengalir, menjaga jarak dan memakai masker, 1 M lainnya adalah mengenali musuh. Hal ini sejalan dengan pesan yang selalu disampaikan Kepala BNPB Doni Monardo.

“Bapak-ibu dan saudara sekalian, ada ungkapan yang selalu saya dengar dari Pak Doni ini,’Kenali dirimu, kenali musuhmu, kenali medan perangmu, seribu kali kau berperang, seribu kali kau menang. ungkapan ini sangat relevan dengan upaya kita dalam menghadapi Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BNPB yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat nasional Doni Monardo mengaku, Covid-19 itu suatu kenyataan, bukanlah rekayasa dan bagian dari konspirasi. Covid merupakan sebuah wabah yang menyerang seluruh dunia.

“Beberapa negara mengalami peningkatan kasus Covid-19. Maka saya minta semua pihak bekerja keras dalam menekan angka kasus dan berusaha mengurangi angka kematian,” ujarnya dalam peluncuran duta perubahan perilaku Kota Ambon secara virtual.

Oleh karenanya, Doni mengajak seluruh pimpinan di Kota Ambon dan wilayah Maluku untuk mempersiapkan, mengantisipasi penambahan kasus baru pascaliburan panjang yang lalu.

“Saya menaruh rasa hormat dan bangga terhadap para duta perubahan perilaku di Kota Ambon sebagai bagian dari percepatan penanganan Covid-19,” bebernya.

Ia mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo bahwa vaksin dan obat terbaik adalah patuh kepada protokol kesehatan (Prokes). Karenanya semua pihak harus terus bekerja keras ingatkan masyarakat patuh pada Prokes.

“Covid ini bukan ditulari lewat hewan sebagaimana flu burung dan flu babi tetapi oleh sesama manusia ditulari oleh orang-orang di sekitar kita,” ingatnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed