by

Pembangunan Rumah Singgah di Ambon Terbentur Soal Lahan

AMBON,MRNews.com,- Pembangunan rumah singgah di Kota Ambon bagi warga penyandang masalah sosial baik gelandang, pengemis, anak jalanan telah masuk dalam rencana jangka pendek oleh Pemerintah Kota (Pemkot), dengan fokus mencari lahan.

Kepala Bappeda-Litbang Kota Ambon Enrico Matitaputty katakan, Pemkot masih mencari beberapa lokasi untuk pembangunan rumah singgah. Karena memang diperlukan kriteria-kriteria khusus, sehingga tidak bisa sembarangan.

“Soal lokasi coba dikonfirmasi ke bagian aset Pemkot. Karena mereka yang tahu. Kalau soal perencanaan memang sudah masuk untuk pembangunan rumah singgah sesuai masukan Dinas Sosial bahwa Ambon memang belum ada rumah singgah,” jelasnya.

Peruntukan rumah singgah itu sebutnya, tak saja berkaitan dengan masalah sosial yang jadi tanggungjawab Dinas Sosial (Dinsos) tapi juga bagi korban kekerasan, baik perempuan maupun anak yang jadi monitoring DP3AMD.

“Kita sama sekali belum punya. Makanya kita sementara cari. Terakhir memang katong rencana itu bangun di Negeri Halong, karena ada tiga kantor yaitu BPBD, DP3AMD dan Dinsos,” tandas Enrico via seluler, Kamis (13/1).

Tapi sambung mantan Kadis PUPR Kota Ambon itu, pihaknya masih diskusi soal lahan/lokasi yang tepat. Sehingga belum bisa dipastikan apakah di Halong, Belakang Soya atau lokasi mana titik pembangunan rumah singgah bersama.

“Apakah dia (rumah singgah-red) ada di kantor atau terpisah ditempat lain, katong masih belum tahu. Sebab ketiga dinas itu saling berhubungan gitu soal rumah singgah. Tapi itu masih tentatif, belum fixe” urainya.

Terkait lahan dikatakan Matitaputty, tahun 2022 sudah harus pematangan dan itu jadi tanggungjawab Dinas PUPR.

“Dalam perencanaan intinya pembangunan rumah singgah bersama harus masuk. Sebab kita belum punya. Tetap jadi prioritas Pemkot,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed