by

Pelantikan Raja Hukurila Miliki Keistimewaan Khusus

-Kota Ambon-117 views

AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon Richard Louhenapessy melantik Johanis Marcus Jacobus Hahijary sebagai Raja Negeri Hukurila periode 2020-2026 di lantai II Balaikota Ambon, Jumat (6/11). Pelantikan Hahijary pun dinilai sangat memiliki keistimewaan.

Keistimewaan pertama diakui Walikota, sebab satu-satunya negeri adat yang proses suksesinya berjalan tanpa catatan, insiden, keberatan dari masyarakat hanya negeri Hukurila.

Bahkan dalam catatan pemerintah kota (Pemkot) Ambon, baru pernah terjadi serah terima jabatan dari raja sebelumnya kepada pejabat raja baru defenitif.

“Biasanya hanya dari penjabat kepada raja defenitif yang baru. Karena itu Pemkot memberi apresiasi luar biasa dan patut menjadi contoh buat negeri-negeri adat yang lain dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Ambon,” jelas Walikota usai pelantikan.

Atas prestasi itu, Pemkot Ambon sebutnya memberi penghargaan khusus dalam bentuk piagam kepada mantan raja dan masyarakat negeri Hukurila atas dukungan, partisipasi dan pengelolaan pemerintahan yang baik di Hukurila selama ini.

Pasalnya banyak juga negeri adat, tetapi ketika bicarakan siapa raja-nya terjadi konflik diinternal keluarga mata rumah parentah. Bahkan ada adik kakak kandung yang “bakalai” hanya untuk jadi raja. Sebabnya, Hukurila menjadi contoh dan inspirasi bagi penyelenggaraan pemerintahan negeri-negeri adat di kota Ambon.

“Saya harap ini bisa jadi panutan bagi negeri adat lain. Hal istimewa kedua dari Hukurila juga yaitu semua masyarakat tanpa kecuali mengakui dengan ikhlas bahwa yang berhak memerintah mereka itu mata rumah Hahijary yaitu Johanis Markus Jacobus Hahijary. Itu satu keistimewaan luar biasa,” bebernya.

Keistimewaan lain tambahnya, karena pelantikan raja Hukurila dihadiri sekretaris Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Apik Karyana mewakili Menteri KLKH.

“Ini langka. Sebab ada surat dari saya mewakili negeri Hutumuri dan Hukurila ke KLHK untuk melihat dan mencermati hutan-hutan di kedua negeri tersebut agar kalau bisa ditetapkan menjadi hutan adat guna melindungi,” jelasnya.

Kepada raja defenitif, Richard harap dari pengalaman raja sebelumnya, bisa sharing/ tukar pikiran dengan mantan raja dan saling menjaga nilai-nilai positif selama ini yang sudah dicapai negeri Hukurila.

“Penghargaan diberikan juga karena sampai saat ini Hukurila menjadi negeri zona hijau Covid-19. Banyak hal harus kita belajar dari mereka. Saya minta juga kepada raja baru jaga betul hubungan dengan Saniri. Atur porsi kewenangan secara baik. Kalau ada perbedaan pendapat/masalah, duduk bicara baik-baik demi negeri Hukurila,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed