by

Pekan Depan, Pusat Pelayanan Publik Pemkot Ambon Difungsikan

AMBON,MRNews.com,- Mulai pekan depan tepatnya 13 Januari 2020, Unit Layanan Administrasi (ULA) Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang berada di lantai I Gedung Balaikota Ambon akan difungsikan. ULA tersebut dijadikan sebagai pusat pelayanan publik bagi warga masyarakat yang akan melakukan pengurusan administrasi non perijinan di Balaikota.

Kepala Seksi Layanan Informasi Publik dan Hubungan Media Diskominfo-Sandi Pemkot Ambon Miercoladi P.R. Pattiwael mengungkapkan, ULA merupakan sistem pelayanan publik terintegrasi yang dikembangkan Pemkot Ambon dengan tujuan memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan bagi setiap warga masyarakat yang datang.

Disamping untuk kepentingan pelayanan publik, melalui ULA kata Pattiwael, dengan sendirinya akan membatasi pertemuan langsung antara masyarakat dengan ASN, sebagai upaya menghindari timbulnya praktek KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Termasuk masyarakat yang ingin menemui Walikota, Wakil Walikota dan Sekretaris Kota maupun pimpinan perangkat daerah juga harus terlebih dahulu melakukan registrasi pada ULA.

“ULA memiliki mekanisme pelayanan administrasi dan konsultasi yang perlu diketahui masyarakat. Setiap masyarakat yang datang akan diarahkan petugas untuk mengambil nomor antrian, mengisi buku registrasi dan lembar registrasi, menyerahkan KTP dan menerima kartu tamu. Oleh petugas akan diarahkan ke meja atau lokasi konsultasi, setelah selesai tamu mengembalikan lembaran tamu, kartu tamu dan menerima KTP,” ungkapnya kepada awak media di media center Pemkot Ambon, Rabu (8/1/2020).

Hal lain yang ada pada ULA Pemkot Ambon itu lanjut Pattiwael, adalah setiap tamu akan diberikan lembar survei indeks kepuasan masyarakat terhadap setiap pelayanan publik yang diterima. Termasuk untuk menunjang pelayanan, ULA yang dibangun pada lokasi bekas kantor tim penggerak PKK Kota Ambon itu akan dilengkapi dengan CCTV.

“Waktu pelayanan pada ULA dimulai jam 08.30 sampai 16.30 WIT. Sementara untuk jenis layanan pada ULA meliputi layanan administrasi, layanan konsultasi, layanan tamu Walikota, Wakil Walikota dan Sekretaris Kota. Atau istilahnya layanan non perijinan,” tutup Edo sapaan akrab Pattiwael. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed