by

Pekan Depan Koperasi Akan Dibentuk di Kampung KB Dusun Air Salak

AMBON, MRnews.com- Dipastikan Pekan depan, pemerintah kota Ambon melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Ambon untuk membentuk sebuah koperasi perempuan, tepatnya di Dusun Air Salak, Desa Waiheru, Kecamatan Baguala-Ambon. dengan tujuan agar terjadi perputaran perekonomian pada daerah dimaksud dan kesejahteraan masyarakat dapat semakin tercukupi. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro kota Ambon, Marthen Keiluhu kepada MimbarRakyatNews.com saat melakuakn sosialisasi kepada masyarakat di Dusun Air Salak (28/02)

Keiluhu menyatakan, Kampung KB adalah program pemerintah pusat untuk Nawacita, dimana harus membangun mulai dari pinggiran. Kampung KB itu harus dibangun, melalui peran serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan demikian memebutuhkan intervensi program, dari seluruh SPKD yang ada dalam lingkup pemerintah Kota Ambon dalam Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing -masing termasuk Dinas Koperasi.

“Kami dari Koperasi dan usaha mikro, berkepentingan untuk membentuk sebuah koperasi disini, agar perputaran uang dapat terjadi di tempat ini, keuntungannya untuk mereka juga. setidaknya dengan adanya koperasi yang dibangun disini, kesejahteraan masyarakatnya akan lebih baik lagi,” ucapnya.

Keiluhu mengungkapkan, Saat ini Dinas Koperasi kota Ambon belum dapat memastikan memberikan bantuan dana kepada koperasi yang nantinya akan dibentuk di tempat ini, tetapi akan berupaya semaksimal mungkin, dengan melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Dijelaskan, pihaknya akan mencoba mengusulkan kepada wali kota Ambon, bahwa ini program pemerintah yang mesti didorong agar perekonomian dapat bergerak maju dengan baik, dan berusaha untuk membantu koperasi yang ada pada setiap kampung KB yang ada di kota ini.

“Saat ini memang,kita belum dapat membantu koperasi yang ada pada kampung KB di Dusun Air Salak ini, karena tidak ada dalam DPA dinas Koperasi, akan tetapi kami akan berusaha semaksimal mungkin dengan mengusulkan kepada walikota Ambon, agar setidaknya perekonomian dalam kampung KB ini juga dapat berjalan dengan baik,” tandas Keiluhu.

Sementara itu,Plt.Dinas pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Ambon, Welly Patty di kesempatan yang sama juga memberikan apresiasi kepada Diskop Ambon yang telah turut memberikan dukungan melalui intervansi kegiatan yang dilakukan melalui pembentukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di kampung KB.

Patty menuturkan, Saat ini sudah ada peraturan presiden yang mengisyaratkan, seluruh kementerian lembaga mesti memiliki intervensi Kegiatan di setiap kampung KB. Ditambahkan, Seluruh kampung KB yang ada di kota Ambon akan diperlakukan sama, jkarena setelah kegiatan ini, akan dilanjutkan juga di Dusun Tanah Putih, Desa Tawiri selanjutnya di Leahari Kecamatan Letisel, termasuk kecamatan yang lain juga.hal yang paling prinsip dari sebuah kampung KB adalah “Dua Anak Cukup” (MR-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed