by

Peduli Lingkungan, Negeri Hatu Dibuatkan Tempat Sampah Umum

-Pendidikan-383 views

AMBON,MRNews,com.- Pentingnya hidup sehat dengan membuang sampah pada tempatnya menjadi perhatian mahasiswa KKN-PPM Angkatan XLVIII semester genap tahun ajaran 2019/2020, Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) di Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Maluku Tengah.

Negeri  Hatu, memiliki jumlah penduduk sebanyak 4.313 orang, dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 924, dengan rincian jumlah laki-laki sebanyak 2.148 orang dan jumlah perempuan sebanyak 2.165 orang sesuai data kependudukan negeri Hatu tahun 2019. Sedangkan mata pencaharian masyarakat mayoritas di bidang pertanian.

Diketahui, Negeri Hatu memiliki garis pantai yang cukup panjang dengan memiliki keindahan laut yang dipercantik dengan bebatuan bulat yang menghiasi bibir pantai dan tak jauh dari rumah-rumah warga.

Sayangnya, keindahan pantai dikotori dengan sampah masyarakat yang berserakan. Hal ini, yang menjadi perhatian tim KKN-PPM untuk mencari jalan keluar agar keindahan dan kelestarian alam pantai tetap terjaga sehingga berdampak bagi kesehatan masyarakat.

Dari keterangan sekretaris Negeri Hatu, Irene Marlissa, diketahui jika kebiasaan masyarakat dengan membuang sampah di tepi pantai dikarenakan belum tersedianya bak atau tempat penampungan sampah.

Bertolak dari pengakuan Marlisa, tim KKN- PPM yang terdiri dari Esmeralda Picaulima, Margaretha Seilatu, Marcia F. Maruanaya, Inda C. Keliduan, Onalin. E. Habibuw, Novita Manuputty, Gerlof B.Titalessy, Febrin. R. Elly, Corneles Waileruny dan Ricardo Yacob serta dukungan instruktur Trientje Marlein Tamtelahitu, S.Kom, M.Kom dan Lisse Pattipeiluhu, S.Pd, M.Pd, mengadakan pertemuan dengan mitra untuk menyusun rencana kegiatan yang berkaitan dengan sosialisasi pembuangan sampah pada tempatnya sekaligus pembuatan tempat sampah umum.

Gayung pun bersambut, keinginan tim KKN-PPM mendapat perhatian Raja Negeri Hatu, Marcus Hehalatu beserta staf dan masyarakat. Pembuatan tempat penampungan sampah dilakukan secara gotong-royong.

Usai pembuatan bak sampah, mahasiswa KKN PPM melakukan sosialisasi, “Buanglah Sampah pada Tempatnya” di kantor Pemerintah Negeri Hatu yang di hadiri masyarakat Negeri Hatu. Diharapkan, sosialisasi dapat bermakna dengan wujud nyata masyarakat memfungsikan bak sampah.

Sementara itu, instruktur KKN –PPM Angkatan XLVIII semester genap UKIM, Trientje Marlein Tamtelahitu, S.Kom, M.Kom kepada mimbarrakyatnews berharap pembuatan tempat penampungan sampah dapat menjawab persoalan masyarakat sehingga lingkungan tetap terjaga.

“Kita berharap persembahan dari tim KKN-PPM berupa tempat penampungan sampah dapat berguna bagi masyarakat “ demikian Tamtelahitu. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed