Pattipeilohy Jaring “Asmara” di Batu Meja dan Soya

AMBON,MRNews.com,- Anggota DPRD Kota Ambon dari fraksi Kebangkitan dan Persatuan Indonesia, Juliana Pattipeilohy menjaring aspirasi masyarakat (Asmara) di daerah pemilihannya, Sirimau 1 dan Leitimur Selatan (Leitisel) khususnya di kelurahan Batu Meja dengan menyambangi pemuda-pemudi dan warga RT 002/RW 06, Desa Soya, Minggu (24/2/19) malam, berkaitan dengan masa reses I untuk tahun sidang 2019.

Salah satu pemuda Batu Meja, Kaisar Malueka mengaku, sampah jadi masalah di Batu Meja yang harus menjadi perhatian, karena perilaku masyarakat yang sering membuang sampah sembarangan di got dan sungai. Sehingga di musim penghujan, sampah-sampah tersebut meluap ke jalan yang membuat kotor dan mengganggu. Sehingga diharapkan masalah sampah ini juga diperhatikan Pattipeilohy. Selain itu, bisa membantu sekretariat AMGPM ranting hikmat yang pembangunannya sudah 12 tahun belum selesai.

“Beta dan dua teman sudah sepakat siap ambil sampah dari rumah warga yang bisa jadi uang/dibayar, Maka katong minta ibu fasilitasi atau bantu dapat gerobak sampah,” ujar Malueka.

Sementara warga RT 002/RW 06 Desa Soya, Erwin Tehupeiory mengaku, selama ini caleg maupun anggota dewan yang datang kesini hanya banyak berjanji, tapi setelah kembali tidak ada realisasi. Padahal kebutuhan warga banyak. Diantaranya jalan setapak, talud, drainase dan lainnya. “Katong terima kasih karena ibu Yuli mau datang kesini. Katong harapkan ibu Yuli bisa bantu jawab masalah yang ada disini,” ungkapnya.

Terhadap aspirasi dan keluhan warga itu, Pattipeilohy memberikan apresiasi atas antuasias warga yang mengeluarkan unek-uneknya bagi dirinya selaku wakil rakyat yang mewakili suara rakyat di parlemen DPRD Kota Ambon. Semua usulan, aspirasi, dan keluhan masyarakat nantinya dicatat dan dituangkan dalam laporan serta pokok-pokok pikiran hasil Reses I tahun 2019 yang akan diperjuangkan dalam masa sidang ini.

“Soal gerobak sampah, beta sudah komunikasi dengan dinas lingkungan hidup dan persampahan kota Ambon. Nampaknya tidak ada lagi pengadaan. Tapi beta akan upayakan bantu supaya juga bisa jadi sesuatu yang menghasilkan uang. Pembangunan sekretariat, beta sudah usul Rp 100 juta masuk di APBD 2019, semoga terealisasi. Bantu dukungan doa supaya positif lah. Sementara jalan setapak, talud, drainase dan lainnya menjadi catatan penting untuk juga dituangkan dalam pokok pikiran dan diperjuangkan di masa sidang ini,” beber Pattipeilohy disela-sela jaring “asmara”. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *