Pasca 6,8 SR, 72 Kali Gempa Susulan Terjadi

AMBON,MRNews.com,- Pasca gempa 6,8 SR yang terjadi pukul 08.46 Wit pada 9km Tenggara Kairatu dan 32 km Selatan Kairatu SBB, Kamis (26/9), hingga pukul 15.44.58 Wit, badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) merilis gempa susulan telah terjadi sebanyak 72 kali. Terkini dengan kekuatan 3,4 SR pada kedalaman 10 km di 25 km Timur Ambon dan 31 km Barat Saparua Malteng.

Kepala stasiun Geofisika Kelas I Karang Panjang Ambon Sunardi dalam keterangannya katakan, karena gempa skala besar terjadi tadi pagi maka memang terus terjadi gempa-gempa susulan tetapi waktunya tidak menentu. Bahwa gempa susulan memang bisa berlangsung sampai dengan satu minggu. Tapi prediksi jam brapa, dimana itu tidak ada. Namun gempa susulan itu terjadi prisipnya tidak jauh dari pusat gempa utama. Gempa dirasakan masyarakat Ambon, Kairatu, Masohi dan Banda.

“Awalnya 66 kali, lalu 69 tapi sampai dengan saat ini, gempa susulan sudah mencapai 72 kali. Hanya masih dalam skala kecil, yang tertinggi 4,0 SR sekitar pukul 14.28 Wit. Terkini 3,4 SR pada kedalaman 10 km di 25 km Timur Ambon dan 31 km Barat Saparua Malteng. Intinya seluruhnya tidak berpotensi tsunami. Termasuk kabar gempa jam 3 di Tulehu akan ada gempa besar dan tsunami itu sama sekali tidak benar. Tetap pantau info BMKG dan pemerintah,” terangnya.

Bagi masyarakat dirinya menghimbau agar menghindari bangunan bertingkat dan ungsikan diri ke tempat yang aman di lapangan kosong atau tempat yang lebih tinggi. Adapun rumah yang retak atau bakal runtuh dihimbau tidak ditinggali untuk sementara waktu sampai semua normal kembali.

“Jangan percaya isu tsunami karena gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami. Tetap ikuti petunjuk dan informasi dari pemerintah, BMKG, BPBD serta pihak terkait lainnya,” tutupnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *