by

Pasar Kecamatan Belum Berfungsi, Ini Alasan Disperindag

AMBON,MRNews.com,- Sejumlah pasar yang dibangun pada lima (5) kecamatan di Kota Ambon hingga saat ini belum difungsikan sebagaimana mestinya.

Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) sebagai penanggungjawab beralasan sementara rusak karena gempa dan dalam proses perbaikan.

Plt. Kepala Disperindag Kota Ambon Robby Silooy mengaku, lantaran gempa 2019 lalu mengakibatkan beberapa pasar yang berada di kecamatan dekat dengan titik gempa menjadi rusak dan tidak dapat difungsikan.

Terdapat tiga pasar yang menjadi sasaran empuk gempa besar saat itu yakni pasar Passo di Kecamatan Baguala, pasar Airlouw di Kecamatan Nusaniwe dan pasar air kuning di Kebun Cengkeh Kecamatan Sirimau.

“Pasar-pasar itu wajib untuk difungsikan saat ini menuju revitalisasi pasar Mardika. Hanya kemarin saat gempa itu kan ada beberapa yang alami kerusakan sehingga belum digunakan,” ungkap Silooy kepada awak media di Ambon, Senin (8/3).

Selain tiga pasar itu sebutnya, ada juga pasar Wainitu yang alami kerusakan karena dekat dengan bibir pantai meski tak parah. Nantinya seluruh pasar yang rusak total akan direhabilitasi.

Demikian pula pasar Airlouw. Namun dinas berencana pasar Airlouw difungsikan terakhir karena jauh dari kota.

“Pasar Wainitu bisa difungsikan tapi ada beberapa kios yang mungkin karena didekat laut, terus alami kerusakan. Nah itu yang kita harus perbaiki,” ujarnya.

Diakui Silooy, pihaknya akan memperhatikan pasar-pasar tersebut agar nantinya segera diperbaiki dan ditempati para pedagang pasar Mardika yang memiliki lokasi tempat tinggal berdekatan dengan pasar tersebut.

“Sehingga itu nanti akan diperbaiki dulu baru, aktif karena kalau misalnya pasar mardika itu dibongkar itu kan banyak pedagang yang harus direlokasi,” ungkapnya.

Langkah itu menurutnya, guna membantu proses revitalisasi yang akan berjalan tahun ini. Pasalnya tempat pedagang pasar Mardika sudah tersedia di lokasi relokasi sementara, salah satunya di Passo dan Tantui.

“Kalau disitu kurang, nanti bisa tempati pasar Air Kuning dan Wainitu. Mengingat banyak pedagang mesti direlokasi dan tempat yang telah disediakan Pemkot hampir semua telah terisi. Dengan merehab pasar kecamatan yang rusak, itu akan membantu proses relokasi pedagang nantinya,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed