by

Parameter: Incumbent “Tumbang”, KALWEDO Menangi Pilkada MBD

AMBON,MRNews.com,- Jelang berakhirnya masa kampanye dan masuki masa tenang Pilkada, lembaga Parameter Konsultindo research and consulting mengeluarkan hasil survey pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD) nomor urut 1 Niko Kilikily-Desianus Orno (KALWEDO) bakal menangi Pilkada 9 Desember nanti.

Direktur Parameter Konsultindo wilayah Maluku Edison Lapalelo menjelaskan, soal tingkat keterpilihan, 37,64 persen masyarakat/responden memilih pasangan yang diusung Golkar-Gerindra, KALWEDO. Sementara incumbent Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily (BENAR) Paslon nomor 2 menguntit di 34,43 persen.

Untuk Paslon independen nomor urut 3 Jhon Leunupun-Dolfina Markus (JODO) hanya meraih dukungan 18,59 persen. Menariknya, terdapat 9,34 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya kepada Paslon manapun. Hasil itu sesuai survey pada 23-30 November 2020.

“Dari temuan survey, KALWEDO unggul dari BENAR dan JODO dengan kompetiter terdekat selisih kurang lebih 3%. Dengan selisih dan margin of eror pada 3 persen, keunggulan KALWEDO masih dapat terkoreksi dan posisi kemenangannya dapat digeser BENAR bila KALWEDO tidak konsisten menjaga keunggulan dikecamatan yang ditemukan menang dan validasi data lemah oleh tim,” tandas Lapalelo, Sabtu (5/12).

Memang secara sebaran dukungan sementara per kecamatan, diakuinya, Paslon KALWEDO hanya menang di 7 kecamatan. Sementara Paslon BENAR lebih banyak di 9 kecamatan, 1 kecamatan milik JODO.

Tapi KALWEDO unggul di kecamatan-kecamatan yang pemilihnya banyak seperti Moa Lakor (9401) 41,36%, Mdona Hyera (3507) 40,97% dan pulau Babar (4436) 48,86%. Sisa 2 kecamatan pemilih besar yakni Damer (3880) 36,42 % dan Pp Terselatan (6820) 60,81% milik BENAR.

Pada 1 kecamatan yang juga pemilihnya banyak yaitu Pulau Leti (5824) 31,10% yang diraup JODO akan jadi determinan faktor terhadap pergeseran posisi Paslon KALWEDO dan BENAR.

“Soal popularitas diungguli BENAR 94,11 persen namun akseptabilitas dimenangi KALWEDO 79,87 persen. Catatan kami juga, masyarakat memilh Paslon lebih didominasi karena alasan kesamaan suku dan wilayah 40,09 persen, kemudian 18,21 persen kesamaan ideologi politik serta kinerja, prestasi dan rekam jejak 16,16 persen,” bebernya di Manise Hotel.

Survey yang dilakukan dengan 1200 sampel itu juga tambahnya, menemukan fakta juga bahwa ada 21.46 persen yang sampai hari ini masih bergerak atau jadi swing voters dan akan menjadi voters yang menentukan siapa pemenang pada Pilkada MBD 2020 nantiya.

“Temuan survey kami kerawanan manipulasi data terbuka besar. Maka diharapkan semua Paslon dapat menjaga laporan bertingkat terhadap data dan kondisi pada waktu Pilkada. Harus juga memperhatikan praktek money politic yang dapat merusak dan menciderai demokrasi yang bersih di MBD,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed