by

Pantau Pilkada, 5 Pejabat Negara Berencana ke Maluku

-Maluku-200 views

AMBON,MRNews.com,- Untuk memantau kesiapan pelaksaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020 yang tergelar dimasa pandemi COVID-19, lima (5) pejabat negara rencana berkunjung ke provinsi Maluku dua hari, Kamis dan Jumat nanti.

Diketahui, Maluku termasuk salah satu provinsi yang siap menghelat event politik lima tahunan itu dengan empat kabupaten yakni Maluku Barat Daya (MBD), Buru Selatan (Bursel), Seram Bagian Timur (SBT) dan Kepulauan Aru.

“Besok mereka punya tim ajun datang baru katong rapat. Memang masih tentatif. Ada lima pejabat negara rencana datang untuk monitoring dan memberi arahan terkait Pilkada dimasa pandemi, itu agenda utamanya,” tukas Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang kepada awak media, Senin (20/7).

Sesuai rencana kata Kasrul, lima pejabat negara itu ialah Menkopolhukam Mahfud MD, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Mendagri Tito Karnavian dan Wakil ketua DPD RI Nono Sampono.

Dimana akan ada pertemuan antara kelimanya dengan Forkopimda provinsi serta Forkopimda kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak 2020, serta ramah tamah dengan tokoh agama, masyarakat, adat dan pemuda.

“Hari Kamis acara, Jumat rombongan balik mungkin sehabis sholat. Semua lebih ke soal pantau Pilkada, bukan COVID-19. Nanti ada arahan pasti masuk, karena in masa pandemi. Bagaimana melakukan protokol kesehatan Covid ditengah Pilkada dan sebagainya,” terang mantan Kadis PRKP Maluku di kantor Gubernur.

Khusus agenda ramah tamah dengan tokoh agama dan lainnya, diakui Sekda, pihaknya masih cari tempat pas yang bisa menampung kapasitas lebih dari 80 orang. Sebab dengan jumlah itu, lantai 7 kantor Gubernur tidak memadai dan protokol kesehatan jaga jarak pun terabaikan.

“Mungkin di hotel Santika. Sekali lagi ini rencana kunjungan tersebut menegaskan bahwa pemerintah pusat sangat konsen terhadap katong di Maluku terutama pada empat kabupaten/kota yang lakukan Pilkada dimasa pandemi,” tutur ketua harian Gugus Tugas COVID-19 Maluku.

Disinggung apakah kedatangan lima pejabat negara itu karena Maluku termasuk kategori daerah rawan Pilkada, Kasrul membantah. “Tidak lah. Belajar dari pengalaman Pilkada sebelum-sebelumnya bahkan Pileg dan Pilpres, di Maluku berjalan aman dan lancar,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed