by

Panglima TNI Minta Optimalkan PPKM Mikro

AMBON,MRNews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meminta jajarannya dapat berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk mengoptimalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro.

Permintaan itu disampaikan Panglima saat memimpin rapat evaluasi PPKM skala Mikro secara virtual yang dihadiri Kasad, Kasal, dan Kasau serta, seluruh jajaran TNI di gedung Persada Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Selasa (25/5).

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Jeffry A Rahawarin turut ambil bagian pada rapat evaluasi PPKM skala Mikro tersebut dari ruang Puskodalops Dam XVI/Pattimura, Ambon.

Ditegaskan Panglima TNI bahwa Presiden RI Joko Widodo memberi apresiasi tinggi kepada prajurit TNI yang telah melaksanakan tugas sebagai pengawas protokol kesehatan (Prokes), menjadi vaksinator dan juga tracer pasien Covid-19.

“Hingga saat ini, PPKM Skala Mikro masih menjadi strategi utama Pemerintah untuk mengendalikan pandemi Covid-19. Strategi ini diterapkan, berdasarkan pertimbangan untuk melaksanakan pembatasan sosial diskala komunitas yang kecil,” ungkapnya.

Selama kurang lebih satu tahun, kata dia, TNI telah melaksanakan operasi pendisiplinan Prokes serta operasi lainnya untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Terima kasih atas semua upaya dan kerja keras yang telah dilakukan dalam pelaksanaan operasi penegakkan Prokes, mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai saat ini yaitu PPKM Skala Mikro,” ujarnya.

Menurut Marsekal Hadi, tingkat kepatuhan masyarakat diseluruh daerah dalam melaksanakan 3M masih belum optimal.

Selain itu, tingginya mobilitas masyarakat, baik didalam maupun antar daerah yang rawan, menjadi penyebab penularan, apalagi bila menyebabkan kerumuman massa.

“Dari data yang ada, kedisiplinan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sudah cukup baik, namun bila mobilitas antar daerah masih tinggi, maka kecenderungan kenaikan kasus positif tetap ada,” ucapnya.

Situasi saat ini, menjadi perhatian Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas (Ratas) Senin, 24 Mei 2021. Dimana Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan PPKM Mikro dan melakukan langkah 3T secara cepat dan tepat.

“Maka saya perintahkan kepada jajaran TNI agar melaksanakan koordinasi dengan Polri dan instansi samping terkait, khususnya Kemenhub dan Kemenkes, untuk melaksanakan penyekatan serta isolasi WNI maupun WNA yang datang dari luar negeri dititik-titik kedatangan luar negeri, terutama di Dumai dan Cilacap,” jelas Panglima.

Selain itu, Panglima TNI juga meminta kepada seluruh jajarannya untuk merubah strategi dalam pendisiplinan Prokes.

Menurutnya, selama ini mungkin masyarakat merasa hanya sebagai obyek, menjadi sasaran operasi pendisiplinan.

“Kita ubah strategi komunikasi dan pendekatan sehingga masyarakat menjadi subyek, merasa disiplin protokol kesehatan itu sebagai kebutuhan perorangan,” ucapnya.

Panglima TNI berharap, agar data kepatuhan 3M disetiap Provinsi untuk dipublikasikan ke media. Titik beratnya adalah daerah yang memiliki kepatuhan tinggi seperti Bali, harus menjadi contoh bagi daerah yang lainnya.

“Hal ini terbukti bahwa peran serta TNI dalam mendukung PPKM dan penerapan kepatuhan 3M di seluruh Provinsi, bisa meningkatkan kepatuhan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, sehingga dapat menekan angka kenaikan Covid-19,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed