by

Pandemi COVID-19, BNI Aktifkan Layanan Digital Banking

AMBON,MRNews.com,- Pandemi COVID-19 yang masih menghantam Indonesia dan termasuk Maluku serta Kota Ambon membuat siapapun melakukan kreasi luar biasa untuk menyesuaikan diri dengan digitalisasi, termasuk sektor perbankan, oleh Bank Negara Indonesia (BNI) didalamnya.

Pemimpin Utama BNI Cabang Ambon Friedson WNK katakan, penyesuaian ke digitalisasi tentu hemat biaya. Maka yang dilakukan BNI adalah mengaktifkan digital banking, yang tak dinyana tumbuhnya luar biasa.

“Pada kompetisi digital perbankan, BNI berada dijuara pertama. Artinya kita sekarang betul-betul mengarah ke era digitalisasi, bukan cuma BNI, siapa saja,” tandas Friedson dalam bincang bersama Mimbarrakyatnews.com di ruang kerjanya, Rabu (12/5).

Lewat digital banking, sebut Friedson, yang ditawarkan BNI adalah kemudahan-kemudahan didalam bertransaksi. Sebab biasanya ke ATM dikatakan untuk transaksi uang fisik.

Tapi transaksi tidak ada uang tapi berpindah. Yaitu hanya dengan scan, untuk bayarkan sesuatu dengan karakter QR code BNI guna mendukung Qris yang digagas Bank Indonesia.

“Jadi kalau anda punya mobile banking BNI sudah dibekali dengan Qris. Jadi hanya dengan scan, segala sesuatu bisa ada, jalan. Membayar sesuatu kita tidak perlu ketik nomor rekening. Nilai dibuat dan kirim. Itu layanan yang BNI buat,” urai Friedson.

Untuk mendukung transaksi digital banking itu pula, dikatakan, BNI telah menyediakan dua mesin baru yaitu mesin sonic, digunakan untuk membuka rekening tanpa harus berurusan dengan customer service (CS), dengan basic memakai KTP nasional, tandatangan elektronik, serta mesin cetak koran/buku tabungan tanpa ke CS.

“Jadi dengan mesin sonic memudahkan dan cepat urusan. Setelah selesai proses buka rekening, kartu keluar. Memang yang belum bisa dimesin itu untuk setor tunai, harus ke teller. Tapi kita sedang upayakan satu mesin lagi untuk ganti teller. Buka rekening, ganti kartu semua dimesin dua awal itu,” jelasnya.

Adanya kedua mesin itu tambah Friedson, semakin menegaskan transaksi tidak harus tatap muka dengan orang, tapi dengan mesin dan digital. Artinya, BNI sedari awal sudah jalankan protokol kesehatan (Prokes) secara baik dimasa Pandemi COVID-19. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed