Pakai Kayu, OTK Aniaya Wanita di Waai

AMBON,MRNews.com,- Seorang wanita berinisial SS, diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) pada Rabu, (10/4/2019) sekitar Pukul 15.40 Wit di Jalan Raya Belakang Waai, tepatnya tikungan tajam Negeri Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah.

Diketahui, korban sementara dengan sepada motor dan saat tiba di TKP, tiba-tiba korban dipukul mengunakan kayu oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal dan mengenai pipi kiri, mata hingga bengkak.

“Beberapa jam pasca kejadian, petugas SPKT Polsek Salahutu menerima laporan tindak pidana penganiayaan yang terjadi itu, yang dilaporkan oleh suami korban, KL (28) dengan korban isterinya sendiri SS. Terlapor masih dalam lidik,” ujar Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada awak media di Mapolres Ambon, Perigi Lima, Rabu (10/4/19) sore.

Dari keterangan pelapor KL, dijelaskan Julkisno, saat dirinya sedang berada di tempat kerja di Wayari Negeri Suli, tiba-tiba temannya memberitahukan kepada pelapor agar pulang dulu karena istrinya ada kecelakaan dengan motor. Dari kabar itu, pelapor kemudian pulang. Sampai di rumah, pelapor dan ibu mertua pergi ke RSU Umarella, Tulehu untuk mengecek korban. Setiba, pelapor menanyai korban perihal kejadian tersebut.

“Korban mengaku kepada suaminya bahwa saat dirinya sementara dengan sepada motor dari arah Batu Naga sesampainya di TKP, tiba-tiba korban dipukul pakai kayu oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal mengenai pipi kiri, mata hingga bengkak. Kemudian dengan sepeda motor korban berjalan terus untuk minta pertolongan warga yang sementara berjualan agar bisa dibawa ke RSU Umarella,” ungkap Julkisno.

Akibat dari kejadian tersebut lanjutnya, pelapor datang melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Salahutu guna diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Saat ini Polsek Salahutu sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku penganiayaan,” akhiri mantan Kapolsek Teluk Ambon itu. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *