by

Once-Barrry: KAMI Tonggak Sejarah, Ambon Layak Kota Musik Dunia

AMBON,MRNews.com,- Elfonda Mekel alias Once, salah satu penyanyi populer Indonesia menyebut, pelaksanaan even Konferensi Musik Indonesia di Kota Ambon, Maluku, sebagai tonggak sejarah.

Konferensi yang digelar selama tiga hari ini (Rabu hingga Jumat), diyakininya bisa berkontribusi bagi perbaikan ekosistem bermusik di Kota Ambon, Provinsi Maluku bahkan di Indonesia.

“Dengan begitu, musik bisa lebih diandalkan untuk kehidupan pegiat musik, musisi, artis, penyanyi menjadi lebih baik, dan bisa juga musik menjadi inspirasi bagi Indonesia,” ujar mantan vokalis group Band Dewa 19 ini, usai penutupan Konferensi Musik Indonesia, di Taman Budaya Ambon, Jumat (9/3).

Menyinggung tentang upaya Ambon menjadi Kota Musik Dunia, Once mengakui, musik sudah menjadi bagian hidup dari masyarakat di Kota Ambon khususnya dan Maluku pada umumnya.

“Kita bisa lihat banyak sekali bakat di daerah ini. Para anak mudanya juga sangat hebat dalam bernyanyi dan bermusik. Jadi wajar Kota Ambon disebut Kota Musik,” tandasnya.

Sementara, musisi Barry Likumahuwa mengaku, KAMI merupakan momen bersejarah, meski ada yang menganggap hal biasa. Karena untuk pertama kalinya seluruh insan musik hadir di kota Ambon. Dimana Ambon sendiri telah dicanankan sebagai city of music dan akan mendunia.

Bahkan, lebih penting lagi dari tiga hari diskusi dan lokakarya, konferensi ini diharapkan menghasilkan regulasi atau rekomendasi-rekomendasi yang jelas. Apalagi dengan telah ada UU nomor 5 tahun 2017, tentang kemajuan kebudayaan melalui musik, ini benar-benar bisa diwujudkan bukan sekedar rencana. Karena pada akhirnya tidak hanya mensejahterakan musisi tapi juga seluruh ekosistem musik.

“Akhirnya pula ini sebuah warisan yang bisa kita wariskan untuk para musisi di masa depan. Bahwa musik tidak hanya sekedar komoditas hiburan. Tapi sebagai elemen penting, yaitu alat pemersatu perbedaan, alat perdamaian, alat anti korupsi serta bagi kemajuan budaya,” tegasnya.

Perihal label Ambon sebagai kota musik baginya sangat layak. Karena Ambon kehidupannya tak jauh dari musik. Terpenting harus dilakukan segera menyiapkan infrastruktur dengan baik. Meski telah ada Taman Budaya, tetapi harus mencari cara bagaimana disulap jadi kualitas internasional. Sebab, bila UNESCO mensahkan Ambon kota musik dunia, maka Ambon akan menjadi tujuan musisi internasional datang. Artinya kualitasnya sudah harus standar internasional.

“Standar kebersihan, keamanan, sound system, ruangan, pantulan. Lalu sekolah musik. Karena selain SDM, infrastruktur juga penting mendukung Ambon city of music world. Saya bangga dengan visi yang musisi Ambon punya tentang musik. Saya yakin kalau mereka ke Jakarta, akan sukses. Intinya, jangan musisi Ambon lihat orang Jakarta lebih besar. Semua sama termasuk kualitas, hanya punya kesempatan lokasinya berbeda. Jangan malu tapi harus percaya diri dengan kemampuan,” demikian ucap anak musisi lawas, Benny Likumahuwa itu. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed