by

November, BNPB Tambah Tiga Sensor Deteksi Gempa

-Maluku-406 views

AMBON,MRNews.com,- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI merencanakan pada bulan November mendatang akan menambah lagi sebanyak tiga (3) sensor pendeteksi gempa dan tsunami untuk wilayah kota Ambon dan sekitarnya.

Kepala BNPB RI Letjen TNI Doni Monardo katakan awalnya dijadwalkan September penambahan sensor pendeteksi gempa itu diberikan. Hanya karena alat yang di pesan itu belum siap oleh tempat produksi, maka dimungkinkan akhir tahun atau paling cepat November nanti sudah terpasang.

“Soal waktunya, mudah-mudahan tahun ini bisa dan mungkin akhir tahun. Tadinya kita jadwalkan September tapi alat yang dipesan ini belum siap jadi mungkin tapi paling tidak November sudah terpasang,” tutur mantan Sekjen Wantanas RI kepada awak media usai menghadiri upacara peringatan HUT ke 444 kota Ambon di lapangan merdeka, Sabtu (7/9/19).

Penambahan itu karena juga sebut Doni, sesuai hasil kunjungan ke IAIN Ambon kemarin. Dimana telah ada permintaan bantuan dari Rektor IAIN Ambon untuk membantu penghijauan kembali kawasan IAIN. Sehingga untuk rencana kedepan, BNPB kerjasama dengan badan informasi geospasial dan BMKG akan menambah sensor untuk Maluku dan sekitarnya.

“Sekarang ini sudah ada tiga sensor yang terpasang tetapi belum cukup dan rencana akan ada penambahan beberapa unit lagi di sekitar Maluku. Tujuannya supaya apabila ada gempa dan potensi Tsunami, bisa memberikan informasi lebih awal. Yang di kota Ambon itu sudah ada satu unit di Desa Hunuth Teluk Ambon dan rencana kedepan kita akan tambah lagi. Kemungkinan besar sekitar tiga unit di wilayah Ambon dan sekitarnya,” imbuh mantan Pangdam XVI/Pattimura.

Saat HUT, Doni juga membagikan secara simbolis bantuan ribuan bibit pohon kepada kelurahan, desa atau negeri yang diterima perwakilan lurah atau raja. Bibit itu nanti akan diprioritaskan untuk ditanam di lokasi kawasan IAIN yang beberapa bulan lalu longsor hingga sejumlah bangunan ambles. Serta beberapa desa atau negeri dan kelurahan yang memerlukan guna ditanam sebagai penahan longsor. Jenis tanaman selain rempah-rempah, cengkeh, pala juga ada jenis tanaman langka seperti pohon palaka.

“Pohon palaka paling besar ada di Hitu Lama. Dikeliling pohon itu bisa sekitar 30 orang dewasa dan tinggi lebih dari 40 meter. Jadi kalau jenis pohon ini diperbanyak, sangat mungkin akan mengurangi longsor yang ada di daerah-daerah tertentu. Termasuk tanaman yang juga sudah sangat sulit dicari atau langka di dunia yaitu torem. Hanya ada di pulau Yamdena Saumlaki dan pulau Bismak di Papua Nugini. Jadi kita lindungi, kita rawat pohon-pohon ini supaya makin banyak daerah-daerah yang memiliki tanaman langka ini,” demikian Monardo. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed