by

Niat Menegur, JM Tebas DT Hingga Tewas

AMBON,MRNews.com,- Niat baik menegur, JM malah tebas DT (41), warga kompleks Sia Dusun Soa Belanda Desa Haruku Kecamatan Pulau Haruku Maluku Tengah dengan parang hingga tewas, Kamis (19/3/2020) dini hari pukul 02.00 Wit. Padahal keduanya dari Desa Haruku.

Pelaku JM masih melarikan diri ke hutan desa dan masih dalam pengejaran Polsek Haruku yang diback up personil Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease. Jenazah DT setelah pembersihan di Puskesmas Hassa, telah diambil keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menolak untuk jenazah korban diotopsi.

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease Iptu Julkisno Kaisupy yang dikonfirmasi mengatakan,
sesuai hasil pemeriksaan luar, akibat tebasan parang pelaku korban mengalami luka pada leher sebelah kiri, bahu sebelah kiri dan telinga sebelah kiri.

“Barang bukti berupa sendal jepit bagian kaki kanan berwarna hijau yang ada bercak darah dan pakaian korban sudah kita amankan. Pelaku JM saat beraksi sudah dalam pengaruh minuman keras,” ujar Julkisno via seluler, Kamis (19/3/2020).

Awalnya kata Julkisno, korban DT bersama saksi JT menghadiri pesta perkawinan dirumah keluarga Michael Mustamu. Disana mereka bertemu pelaku JM. JT lalu menegor pelaku agar jangan lagi membuat keributan didalam negeri (karena pelaku terkenal suka membuat ribut). Sambil kelakar, JT mengajak pelaku berkelahi jika JM tidak mau berhenti buat keributan.

Selama acara, lanjutnya, tidak ada keributan. Korban masih dilokasi acara, JT dan JM sudah pulang. Tapi JM balik arah mencari JT ke rumahnya dengan membawa sebilah parang panjang. Hal itu sempat dilihat anak JT, PT. Namun PT tidak memberitahu ayahnya. Tidak bertemu JT, pelaku kembali pulang.

Beberapa waktu kemudian, isteri korban CT mencari korban ditempat acara nikahan. Dalam perjalanan ke rumah, mereka melewati rumah pelaku. Pelaku sementara ribut-ribut. Korban menghampiri pelaku dengan tujuan menegur pelaku agar tidak ribut. Pelaku tidak terima dan langsung menebas korban dua kali mengenai bahu kiri dan leher korban.

“Setelah ditebas, korban berlari dan sempat terjatuh. Kemudian bangun lagi dan berlari ke tempat nikahan yang berjarak kurang lebih 300 meter dengan TKP. Sampai didepan rumah Kel Michael Mustamu, korban jatuh dan meninggal dunia akibat luka dan kehabisan darah. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Hassa,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed