by

Natal Bentuk Refleksi Sosial AMGPM Dakota Persembahkan Hidup & Karya

AMBON,MRNews.com,- Natal Kristus tak hanya sebuah rutinitas dan seremoni yang dirayakan setiap tahun, tapi bentuk refleksi sosial AMGPM daerah kota Ambon (Dakota) untuk mempersembahkan hidup dan karya bagi gereja dan bangsa.

Hal itu diharapkan sekretaris umum (Sekum) pengurus besar (PB) AMGPM pendeta Richard Resley saat perayaan Natal AMGPM Dakota di Gedung Gereja Maranatha-Ambon, Jumat (18/12).

Menurutnya lagi, Natal ini bentuk nyata penyataan iman. Bagaimana dengan sungguh bertekad kedepan harus buat apa terutama dalam menjawab masalah sosial yang terjadi dikalangan pemuda. Artinya, wujud AMGPM terus memberi rasa sebagai garam.

“Itu bentuk melahirkan damai sejahtera bagi semua orang. Bersyukur Natal di bulan Desember untuk evaluasi apa yang sudah dibuat bagi pekerjaan Tuhan dalam setahun. Natal harus menggeser cara ber-AMGPM kita agar lebih peka, proaktif dan peduli terhadap teman-teman pemuda yang belum aktif di AMGPM. Bagian karya dan hidup yang berarti,” ingatnya.

Ditempat yang sama, sekretaris Klasis GPM Kota Ambon Pendeta Dana Lohy mengapresiasi AMGPM Dakota yang melakukan Natal dengan cara berbeda. Namun yang terpenting Natal harus terus mengajarkan AMGPM Dakota membangun solidaritas dan menjadikan perbedaan sebagai potensi yang bisa diberdayakan.

“Realitas problematika yang ada di kota dan Gereja terutama menyangkut pemuda harus jadi tantangan bagi pengurus Dakota baru untuk menjawabnya. Harus ada kegelisahan untuk maju bersaing dengan potensi yang ada,” terang Lohy.

Sementara itu, ketua AMGPM Dakota Ivana Tuhumena berpandangan, tema Natal 2020 mengajarkan kader AMGPM di Dakota untuk mempersembahkan hidup dan karya apalagi dimasa Pandemi Covid-19.

Bahkan, realitas masalah sosial dikalangan pemuda seperti sex bebas, narkoba dan pengangguran harus dihadapi lewat kerjasama seluruh elemen termasuk dengan pemerintah.

“Tetap patuhi aturan protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Itu bentuk tanggungjawab AMGPM Dakota mendukung kerja pemerintah. Meski kita digemparkan dengan wabah Covid-19, tapi berita Natal memberi harapan baru sebagai orang percaya. Jadilah orang muda yang menjadi solusi di cabang, ranting,” ujarnya.

Asisten II Setda Kota Ambon Robby Silooy mewakili pemerintah kota (Pemkot) Ambon mengajak AMGPM Dakota agar mampu menginternalisasi makna religius Natal dalam hidup dengan membangun solidaritas dan peduli terhadap sesama.

“Persembahan karya dan hidup kita dalam bentuk apapun agar orang lain turut memuliakan Allah. Mari terus berdoa bagi bangsa dan khususnys kota Ambon dalam menghadapi Pandemic Covid-19. Sebab Pandemic bawa dampak bagi kehidupan, selain perlu adaptasi kebiasaan baru namun juga terjadi resesi ekonomi,” ajaknya.

Sebelumnya dalam refleksi Natal, pendeta Ferry Nahusona mengingatkan pengurus dan kader AMGPM Dakota agar tidak pernah berhenti dalam berpengharapan kepada Tuhan Yesus putra Malaf. Sebab Dia selalu setia dan tidak pernah terlambat memberi pertolongan bagi umatNya.

“Perjumpaan dengan Raja damai menuntut adanya perubahan dalam hidupnya. Jangan pernah bermimpi dalam perjalanan hidup akan aman dan tenang apalagi ditengah Pandemi Covid-19. Tapi yakin ada Tuhan putra Malaf yang tetap setia dan mukjizatnya selalu nyata,” terangnya merefleksikan perjalanan hidup bak sebuah penerbangan pesawat.

Natal AMGPM Dakota turut dimeriahkan sejumlah pengisi pujian yaitu Betha Male Singer dan Betho Idol serta persembahan puisi dari Ecko Saputra Poceratu, sastrawan muda alumnus Teologi UKIM.

Tak ketinggalan, diberikan tanda kasih kepada tuagama yang ada di Klasis Kota Ambon. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed