by

Musrenbang RKPD 2019, Wujudkan Pembangunan Kota Ambon Berkesinambungan

-Kota Ambon-337 views

AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menilai, penyelenggaraan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kota Ambon tahun 2019 sebagai upaya mewujudkan pembangunan kota Ambon yang berkesinambungan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Ambon tahun 2017-2022 untuk mewujudkan visi Ambon yang Harmonis, Sejahtera dan Religius.

Visi tersebut dijabarkan dalam empat misi yakni memperkuat dan mempererat harmonisasi sosial, meningkatkan kualitas SDM, memberdayakan ekonomi keluarga dan masyarakat menuju kemandirian yang kreatif berbasis SDA yang tersedia dan meningkatkan nilai-nilai spiritualitas masyarakat.

“Visi misi itu terimplementasi dalam tujuan dan sasaran yang menjadi arah pembangunan kota Ambon jangka menengah 2017-2022 dan jadi pedoman penyusunan RKPD tiap tahunnya termasuk 2019 ini. Karenanya forum Musrenbang RKPD 2019 ini sebagai upaya mewujudkan pembangunan kota yang berkesinambungan,” tandas Walikota saat membuka kegiatan tersebut yang dilaksanakan oleh Bappekot di Marina Hotel, Rabu (21/3).

Kebijakan pembangunan kota Ambon tahun 2019 kata Walikota berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan menuju tahun kunjungan wisata kota Ambon 2020. Artinya, fokus tersebut diprioritaskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui Standar Pelayanan Minimal Daerah (SPMD).

SPMD melalui, pendidikan untuk semua, kesehatan yang berkelanjutan, pekerjaan umum dan penataan ruang berkualitas, perumahan dan kawasan permukiman yang layak, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat berkelanjutan serta kesejahteraan sosial berkelanjutan.

“Pembangunan di 2019 juga diarahkan menuju tahun kunjungan wisata 2020. Perlu didorong karena Ambon, meskipun kota kecil namun memiliki nama besar dan dikenal luas. Karena berwisata ke suatu tempat, sudah menjadi trend global saat ini dan peluang itu harus kita tangkap dengan keunggulan komparatif yang dimiliki kota di pulau kecil, keindahan alam, pantai, pesisir, teluk, keunikan ragam adat dan budaya serta posisi Ambon yang strategis sebagai pintu masuk ke kabupaten/kota di Maluku,” terangnya.

Hal prioritas yang perlu dilakukan menuju tahun 2020 ditambahkan Walikota, dengan terus mengembangkan Ambon City of Music, Ambon bersih, tertib sampah dan lingkungan lestari, ketahanan pangan yang berkelanjutan, sarana prasaran kota yang nyaman dan inklusif, kearifan lokal dan budaya yang terpelihara, pengelolaan objek wisata berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat untuk kota wisata dan kreatif.

“Target kinerja daerah tahun 2019, diantaranya nilai kota layak anak 500,  opini BPK WTP, kepala keluarga memiliki kartu keluarga 90 persen, angka partisipasi murni PAUD 40 persen, angka kematian bayi dibawah 1 tahun 3,6 per 1000 kelahiran hidup serta persentase penduduk atau kepala keluarga mendapat akses air minum aman 87 persen. Sehingga saya harap, setiap OPD terus bekerja dan berkinerja terukur guna mewujudkan pemerintahan baik dan bersih, pembangunan berkelanjutan dan pelayanan public yang cepat, tanggap dan lancar,”tutupnya.

Musrenbang tersebut dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Maluku, Antonius Sihaloho dan Ketua DPRD kota Ambon sebagai narasumber, Wakil Walikota Ambon, Sekkot dan Forkopimda serta OPD Pemkot Ambon. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed