by

Music -Art- Food,Menandai  Harmoni Orang Basudara

AMBON,MRNews.com.- Music Art Food yang digelar di Taman ruang Terbuka Hijau tepatnya dibawah jembatan Merah Putih -Kota Ambon (05/06) menandai harmoni orang basudara di kota ini. dimana perpaduan music, tarian dan Kuliner diramu menjadi satu perpaduan yang indah dan luar biasa.

penampilan music Art Food yang digagas juga didukung oleh penampilan musisi lokal Ambon yakni, Laste Band dengan melantunkan delapan lagu bernuansa Ambon, ditambah dengan penampilan group Katregi asal Angkatan Muda AM-GPM Galala, Sanggar Ashoka, Tabea Dancer dan penampilan Tarian Rebana dengan kolabirasi Music Hadrat dari siswa-siswi asal Sekolah Dasar Negeri 19 Ambon yang berlokasi di Silale-Waihaong -Ambon.

Kepada wartawan di lokasi RTH, Kepala Dinas Pariwisata kota Ambon, Richard Luhukay menyatakan, kegiatan ini nenandakan music dapat berkolaborasi secara baik dengan music lainnya. dalam konsep music orang basudara ini didalamnya ada tari, seni, budaya dan kuliner. bahakn lebih banyak meningkatkan hubungan kolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat dan sebuat alat pemersatu.

“Music itu masuk pada semua kalangan, dari anak bayi hingga orang tua yabg beruban putih, kadang ketika stress atau galau, ketika mendengarkan music, pemikiran akan semakin lebih tenang,” ucap Luhukay

Baginya, moment penting seperti ini, akan mampu menyatukan seluruh lapisan masyarakat pada semua kalangan, tentang bagaimana membagi cerita dan suasana.

Diakuinya, masih banyak kekurangan yang dihadapi selama ini, baik musisi lokal Kota maupun Provinsi, walau demikian pihaknya akan terus berupaya dan berusaha agar  music seni tarian dan kuliner dapat mendapatkan tempat terbaik di hati seluruh warga kota Ambon dari anak-anak, pemuda-pemudi hingga orang tua. Bahkan seluruh stake holder music di daerah juga akan turut dilibatkan. agar seluruh elemen merasa bertanggungjawab dalam mendukung seluruh upaya bersama pemerintah dan masyarakat, yakni Ambon menjadi kota music dunia di tahun 2019 versi UNESCO.

“Dalam setiap moment yang digagas tidak boleh biasa saja, tetapi harus tunjuman kualitas diri yang sesungguhnya, agar ketika dilihat orang luar, akan mampu memberikan kesan tersendiri dalam setiap hati masyarakat,” Pungkasnya. (MR-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed