by

Murad: Silahkan Orno Hadang PDI Perjuangan di Pilkada MBD

-Politik-4,796 views

AMBON,MRNews.com,- Pernyataan Wakil Gubernur Maluku yang juga kader PDI Perjuangan Barnabas Orno pada salah satu media online lokal di Maluku beberapa hari lalu bahwa dirinya akan menghadang partai berlambang banteng moncong putih itu di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) September 2020 semakin menarik karena ditanggapi elit partai.

Statement itu dikeluarkan Orno usai DPP PDI Perjuangan melalui Ketua Umum Megawati Soekarno Putri memberi rekomendasi kepada incumbent Bupati MBD Benyamin Thomas Noach-Agustinus Kilikily sebagai calon Bupati-Wakil Bupati MBD.

Sementara adik kandungnya, Desianus Orno juga berproses selaku calon Bupati di PDI Perjuangan untuk merebut rekomendasi. Murad sendiri sedari awal kepada wartawan sudah menjamin dan jagokan rekomendasi partai banteng moncong putih akan jatuh ke Noach selaku kader. Bila Desianus lolos sebagai calon Bupati, maka keduanya dipastikan saling berhadap-hadapan di Pilkada mendatang.

Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Murad Ismail kepada awak media mempersilahkan jika Orno ingin menghadang PDI Perjuangan di Pilkada MBD September mendatang. Namun mestilah diingat bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang jadi pengusung utama keduanya di Pilkada Gubernur tahun 2018 lalu.

“Orno itu didukung sama PDI Perjuangan untuk dampingi saya di Pilkada Gubernur. Yah. Sekarang kalau dia lawan PDIP, berarti bagaimana itu ceritanya. Silahkan saja,” tukas Murad kepada awak media di Islamic Center-Waihaong, Selasa (25/2).

Pasalnya bagi mantan Dankor Brimob, Indonesia adalah negara demokrasi. Sehingga siapa saja boleh melawan termasuk dirinya. Hak masing-masing orang. “Ini negara demokrasi. Siapa saja boleh melawan termasuk saya,” beber Gubernur Maluku.

Disinggung wartawan soal sanksi kepada kader yang melawan rekomendasi partai termasuk Orno, Murad tidak merespons dan mengalihkan dengan jawaban yang lainnya.

Sebagaimana diberitakan, mantan Bupati MBD Barnabas Orno siap menghadang PDI Perjuangan di Pilkada 2020. Karena PDI-P mendukung Noach-Kilikily.

“Sudah pasti saya berseberangan dengan PDI Perjuangan di Pilkada MBD 2020. Bahkan kalau sampai terjadi kotak kosong, saya siap kampanye menangkan kotak kosong,” jelas Wakil Gubernur Maluku itu.

Hal itu bagi Orno, soal harga diri. Mengingat dalam kontestasi politik di MBD, adik kandungnya Desianus Orno ikut dalam bursa calon kepala daerah. Menyoal rekomendasi PDI Perjuangan yang diberikan kepada Noach, bagi Orno itu bukan hal yang luar biasa.

“Bagi saya itu hal yang biasa-biasa saja. Sebab dia (Noach) kader partai. Pertanyaannya, apakah yang bersangkutan mampu mempertahankan kekuasaan PDI Perjuangan di MBD atau tidak. Itu persoalan,” beber mantan wakil bupati MTB itu.

Diakui Orno, koalisi besar yang coba digalang Noach bukan jaminan calon kepala daerah itu menang, bisa tumbang. Karena semua keputusan ada ditangan rakyat dan tergantung figur yang diusung.

“Itu pengalaman. Pemilih di MBD lebih condong figur. Ini pengalaman saya rasakan saat maju dengan PNI Marhaenis saat Pilkada MBD periode pertama, dimana mampu kalahkan partai besar sekelas PDI Perjuangan. Ini fakta dan semua masyarakat MBD tahu persis,” imbuh Orno lagi. (MR-02/TM)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed