by

Murad Janji Atlet Maluku Berprestasi Diperhatikan

AMBON,MRNews.com,- Gubernur Maluku Murad Ismail kembali berjanji untuk masyarakat Maluku. Kali ini, mantan Komandan Korps (Dankor) Brimob RI itu berjanji bahwa atlet Maluku yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional akan diperhatikan dengan baik dan layak. Perhatian itu dengan menjadikan mereka sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI atau Polri. Bahkan pegawai bank sekalipun siap diupayakan Murad.

Sebab baginya, para atlet berprestasi adalah kebanggaan daerah yang harus diapresiasi karena telah berjuang dan berkeringat bagi tanah raja-raja Maluku. Sebab kurang lebih empat orang telah diakomodir pemerintah provinsi Maluku namun masih sifatnya pegawai honor.

“Saya sudah bicara dengan kepala dinas pemuda dan olahraga (Kadispora), agar atlet-atlet yang berprestasi list datanya dan kita akan dorong mereka diberi apresiasi. Saya akan bicara dan tinggal telpon Kapolda jika ada yang mau jadi polisi, Pangdam jika ingin jadi tentara. Atau PNS di kantor Gubernur saya siap akomodir. Termasuk siapa yang ingin kerja di bank pun saya siap telepon kepala bank. Tujuannya supaya ada penghargaan bagi mereka yang telah bekerja keras dan harumkan daerah,” tukasnya saat hadiri pembukaan Kejurnas Catur ke-48 dan Rakernas Percasi ke-41 di Islamic Center Waihaong, Jumat (25/10/19).

Apalagi diakuinya, sejumlah event olahraga bakal dihelat dalam waktu dekat. Terutama PON 2020 di Papua. Yang nantinya akan diawali dengan pra PON sejumlah cabang olahraga, salah satunya catur pada awal November mendatang. Karenanya motivasi itu bisa dijadikan spirit bagi semua atlet yang mewakili Maluku pada pra PON dan PON sehingga bisa memberikan hasil yang terbaik.

“Semoga lewat Kejurnas Catur ini bisa melahirkan atlet-atlet catur handal, profesional dan berkualitas khususnya dari Maluku. Penting diingat, didalam olahraga apapun, harus kita junjung sportifitas, jujur dan adil. Itu paling penting. Sebuah daerah pun demikian. Tunjukan kemampuan terbaik, kedepankan sikap siap menang dan kalah. Junjung tinggi disiplin tinggi. Agar membuktikan bagi orang bahwa kita semakin bergairah dalam mengembangkan catur sehingga hilang stigma catur itu olahraga menjemukan,” kunci mantan Kapolda Maluku. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed