Mungkinkah, PAN Tanpa Wakil di DPRD Kota Ambon?

AMBON,MRNews.com- Mungkinkah Partai Amanat Nasional (PAN) tanpa wakil di DPRD Kota Ambon periode 2019-2024?. Pertanyaan itu bisa saja menjadi benar dan nyata, jika persentase suara di dapil Ambon III, kecamatan Nusaniwe tidak mengalami pergeseran atau perubahan hingga mencapai angka 80 persen atau tingkat partisipasi pemilih yaitu 60.422. Serta tergantung hasil pleno penghitungan suara KPU Kota Ambon di tiga kecamatan atau dua dapil tersisa.

Pasalnya, dari data yang dihimpun media ini, Senin (6/5/19) pukul 22.50 Wit, akumulasi perolehan suara PAN di dapil Ambon III masih berada diposisi 10 dengan suara sebanyak 1608 atau 3,654 persen. Sementara kursi yang diperebutkan di Dapil ini hanya 9. Data tersebut sesuai suara masuk sementara yaitu 44.010 atau 72,838 persen. Sisa suara masuk 7 persen lebih akan sangat menentukan posisi partai besutan Zulkifli Hasan, meski kecil.

Apalagi, di tiga dapil lainnya, untuk sementara caleg-caleg PAN pun kurang memiliki suara signifikan dan akumulasi partai serta calon pun belum mampu menghantarkan PAN ke tangga perebutan kursi tiap dapil. Sehingga potensi hilangnya kursi PAN bisa jadi kenyataan nantinya.

Catatan media ini, pada Pileg tahun 2014 lalu, PAN hanya mengirim satu wakilnya ke Baileo Rakyat Belakang Soya yakni dari daerah pemilihan (Dapil) Ambon III, kecamatan Nusaniwe yakni Ali Rahman Ohorella, ketua DPD PAN kota Ambon. Perolehan itu menurun, bila dibanding Pileg 2009, dimana partai matahari terbit itu mengusung dua legislator yaitu Ohorella dan Simon Nahak.

Meski begitu, Ali Ohorella di suara pribadi menempati posisi 8 dengan 927 suara, sayang rekan se-partai kurang memiliki suara yang mendukung akumulasi partai. Harapan PAN mempertahankan kursi di dapil ini, bisa saja pupus tatkala PDIP sebagai pemegang suara terbanyak sementara kantongi 7878 suara atau 17,9 persen, nampaknya meraih kursi terakhir atau total dua kursi. Karena dari akumulasi suara itu, jika dibagi tiga sesuai aturan, maka sisa suara PDIP yakni 2626, jauh diatas PAN.

Sementara posisi kursi kedua hingga delapan, kemungkinan tak akan bergeser dari partai Golkar yang saat ini kantongi akumulasi 5012 suara atau 11,38 persen, Hanura 3790 suara atau 8,61 persen, Demokrat 3726 suara atau 8,46 persen, NasDem 3667 suara atau 8,33 persen, Perindo 3512 suara atau 7,98 persen, Gerindra 3074 suara atau 6,98 persen dan PKB 2770 suara atau 6,29 persen. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *