by

Mudik Bareng Jasa Raharja Maluku ke Tiga Tujuan

-Maluku-188 views

AMBON,MRNews.com,- Jasa Raharja Cabang Maluku mengagendakan mudik bareng Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 jalur laut ke tiga tujuan utama, yakni Desa Namrole dan Leksula Kabupaten Buru Selatan (Bursel) serta Saparua, Maluku Tengah. Sesuai target, 644 orang pemudik siap diberangkatkan ke tiga lokasi tersebut. Tiga armada dari PT Pelayaran Dharma Indah milik Siong disiapkan mengangkut para pemudik.

Nantinya mudik bareng akan diawali dengan pelepasan pemudik sebanyak 336 orang dari pelabuhan Slamet Riyadi, kota Ambon, Kamis (19/12) malam menuju Namrole dan Leksula karena keduanya satu rute. 136 penumpang tujuan Namrole dan 200 ke Leksula. Besoknya, Jumat (20/12) giliran 308 pemudik akan dilepas keberangkatannya dari pelabuhan Tulehu menuju Saparua.

Kepala Jasa Raharja Cabang Maluku Sigit Harismun kepada awak media katakan, mudik bareng oleh pihaknya bagian dari kewajiban mendukung program pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku yang juga melakukan mudik gratis bagi masyarakat yang hendak mudik untuk Natal dan Tahun Baru. Selain ini bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan Jasa Raharja Cabang Maluku dengan masyarakat khususnya umat Kristiani.

Namun Sigit mengakui, antusias masyarakat untuk mendaftar khususnya melalui jalur pesan singkat (sms) sangat sedikit. Padahal cara daftar dengan sms tujuannya memudahkan calon penumpang agar tidak antri panjang dan lama. Tercatat hingga seminggu menjelang penutupan, kuota yang diinginkan belum terpenuhi khusus tujuan Saparua. Sementara untuk ke Namrole dan Leksula sudah memenuhi target.

“Dengan waktu terbatas, tim mudik bareng sosialisasi ke gereja, kampus, pasar dan sebagainya baru masyarakat tahu dan daftar. Sehingga seet ke Namrole dan Leksula terpenuhi, tersisa Saparua. Hingga kini, baru 56 pemudik mendafatar, masih kekurangan 2 ratus lebih. Selain via sms, tapi sebelum keberangkatan, kita juga buka offline di pelabuhan Tulehu. Kami harap tidak ada masyarakat yang berbondong-bondong,” ungkap Sigit di Pelangi Cafe, Waihaong, Rabu (18/12).

Padahal dirinya berharap, lewat mudik bareng yang disediakan Jasa Raharja dengan kapal laut ini masyarakat bisa manfaatkan secara baik, agar angka kecelakaan mudik bisa turun. Memilih kapal laut karena banyak sudah lulus uji kelaikan, sedangkan transportasi darat banyak belum penuhi standar keslamatan oleh Kemenhub. Lagipula ketersediaan dan kesiapan angkutan darat juga jadi pertimbangan.

“Mudik bareng akan terus kita evaluasi prosesnya sehingga bisa melakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan. Kami tidak berhenti sampai disini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tahun ini kami coba dengan kapal laut karena Maluku berciri kepulauan. Kedepan bisa jalan lagi di darat. Harapannya kedepan bisa berlanjut dengan berbagai tujuan,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed