by

Mirisnya Pendidikan Didaerah Terpencil

-Kab.Buru-128 views

NAMLEA,MRNews,com.- SD Negeri 8 Desa Pegunungan Raheriat Kecamatan Feneleisela Kabupaten Buru, yang terletak didaerah pegunungan membutuhkan sarana dan prasarana seperti, ruang kegiatan belajar, WC, kantor, rumah guru, pagar dan ruang rapat.

Hal ini disebabkan ruangan yang ada tidak dapat menampung siswa. Demikian disampaikan Kepsek SD Negeri 8 Desa Raheriat Johon Wemay.

Dikatakan, sejak berdirinya SD ini pada tahun 2003 hingga sekarang hanya 3 ruang dengan ukuran 4×4,5 M yang merupakan swadaya masyarakat setempat, sementara siswa setiap tahun semakin meningkat, hal ini perlu ada perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Kami dewan guru bersama anak desa ini yang sudah jadi polisi maupun yang sudah miliki predikat strata satu (S1) bersama- sama menggelar sosialisasi dan pencerahan bagaimana pendidikan sekolah kepada orang tua wali murid dan masyarakat setempat” katanya di Namlea, Minggu (15/3/2020).

Pihaknya juga akui masyarakat adat yang mendiami desa ini rata-rata pola pikir masih primitif dan kurang memahami apa itu pendidikan sekolah.

“Banyak anak-anak yang sudah dewasa belum mengenal sekolah, sehingga dewan guru bersama masyarakat setempat yang telah miliki gelar S1 maupun yang sudah jadi polisi menggelar sosialisasi dan pencerahan kepada para orang tua,” tukas Wemay.

Sejak kurun waktu berdirinya sekolah ini pada tahun 2003, pemerintah setempat diungkapkan, baru membangun satu unit gedung perpustakaan. Bahkan gedung tersebut selain digunakan sebagai perpustakaan juga dibuat sekat untuk RKB Rombongan Belajar (Rombel) pagi dan siang.

“Dewan guru PNS yang mengabdi disekolah ini berjumlah 6 orang ditambah 1 guru honorer dan 1 guru PTT jam pagi. Hanya memiliki ruang guru dan ruang kantor,” jelasnya.

Dengan demikian Kepsek berharap, demi mutu dan kualitas pendidikan kedepan lebih baik, sebagaimana diharapkan Bupati Buru. (MK-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed