by

Minus Bursel, Golkar Usung Odi, MK & Timo di Pilkada 2020

-Politik-734 views

AMBON,MRNews.com,- Dewan Pimpinan Pusat partai Golkar melalui Ketua Umum Airlangga Hartarto resmi memberikan rekomendasi politik kepada tiga (3) jagoannya yang akan bertarung dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang di empat kabupaten/kota di Maluku.

Rekomendasi diserahkan Airlangga di Kantor DPP Golkar-Slipi Jakarta, Minggu (12/7) sore kepada pasangan Balon Bupati-Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Desianus Orno (Odie) dan Bastian Petrusz, Mukti Keliobas (MK) dan Idrus Rumahlutur di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) serta Timotius Kaidel dan pasangannya di Kabupaten Kepulauan Aru.

Dari empat daerah di Maluku yang akan gelar moment politik lima tahunan itu, hanya Kabupaten Buru Selatan (Bursel) saja yang partai beringin belum mengusung jagoannya. Alasannya, masih dalam tahap survey. Namun dipastikan tuntas bulan ini.

“Rekomendasi diberikan langsung oleh ketua umum. Untuk MBD Odie Orno- Bastian Petrusz, SBT Mukti Keliobas-Idrus Rumahlutur dan Kepulauan Aru Timotous Kaidel dan pasangannya. Bursel belum karena sementara lagi survey,” ungkap Koordinator Wilayah (Korwil) Maluku DPP Golkar Hamzah Sangadji lewat selulernya, Minggu sore.

Menurut Hamzah, pilihan DPP merekomendasi ditiga daerah itu ada dua alasan. Yakni kesiapan pasangan jelas dan telah memenuhi syarat calon karena koalisi partai sudah mencukupi. Bahkan telah melalui mekanisme penjaringan dari DPD II dan DPD I Golkar.

Dengan demikian, selanjutnya kata mantan anggota DPR-RI, ketiga pasangan bisa langsung berproses baik komunikasi dengan partai yang memiliki kursi di kabupaten namun belum bersikap maupun konsolidasi diinternal partai serta masyarakat.

“Kita hanya rekomendasi 1 calon incumben yaitu di SBT, MBD dan Aru calon baru. Meski lawan incumben, target kita tentu menang, bukan kalah. Opsinya 2-3 daerah atau 60 persen. Kita optimis. Semua juga lebih bagus, yang penting solid terkonsolidasi dan terus kerja dan kerja,” tukas Hamzah.

Pasalnya, diakui dia, tantangan Pilkada 2020 cukup berat karena dilaksanakan ditengah pandemi COVID-19. Maka diperlukan energi ekstra dengan kondisi Maluku yang berciri kepulauan.

“Pilkada 2020 jadi starting poin kita menuju Pilkada 2022, Pilgub Maluku maupun Pileg-Pilpres. Tentu targetnya bukan kalah, tapi harus menang dalam setiap kontestasi. Instruksi ketua umum tadi tegas dan jelas bagi semua pengurus dan kader,” jelasnya.

Disinggung soal pasangan Mukti Keliobas incumben Bupati SBT dan ketidakhadirannya dalam penyerahan rekomendasi, Hamzah mengaku, tidak ada masalah. Karena diwakili oleh Balon wakil bupati dan telah ada komunikasi diantara keduanya.

“Mukti yang minta pasangan dengan Idrus. Idrus yang terima rekomendasi karena Mukti ada tugas penting dan Idrus sudah mendapat ijin. Saya sempat tanya itu ke Idrus, katanya jawaban dari Mukti lanjutkan (terima rekomendasi). Jadi tidak ada masalah, clear. Itu hanya isu,” tegasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed