Mensos: Korban Meninggal Gempabumi Maluku 34 Orang

AMBON,MRNews.com,- Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita katakan, hingga hari kelima pasca gempabumi menimpa Maluku, Kamis (26/9) lalu, berkaitan dengan data korban meninggal untuk seluruh Maluku sebanyak 34 jiwa, tersebar di kota Ambon, kabupaten Maluku Tengah dan kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). “Bagi keluarga yang kehilangan, harus tawakal, tegar, karena ini cobaan dari Allah SWT,” kata Mensos saat datang ke Maluku melihat dan membawa bantuan kepada korban gempa, Senin (30/9/19).

Mensos pun berharap, kepada warga yang rumahnya tidak rusak namun mengungsi bisa kembali ke rumah-rumah masing-masing dan beraktivitas dengan normal. Sebab berdasarkan pengamatan para ahli menyatakan bahwa kemungkinan terjadi bencana besar di Kota Ambon kedepan kecil.

“Jadi bapak-ibu sekalian jangan takut untuk pulang ke rumah masing-masing. Saya kira sudah waktunya untuk kita pulang kembali ke rumah masing-masing. Namun demikian, tetap berkoordinasi dengan kepala desa masing-masing untuk mendapatkan pengarahan-pengarahan. Apalagi, kita juga sudah dibekali dengan sosialisasi dari BMKG dan instansi yang berwenang,” harapnya.

Mensos mengaku, tidak memaksakan jika masih ada warga yang masih trauma dan belum berkinginan kembali. “Kami dari pempus tidak memaksa, karena memang manusiawi, bapak-ibu sekalian takut atau trauma. Tapi saya sampaikan pada kesempatan kali ini, sebenarnya sudah tidak ada masalah untuk bapak-ibu bisa kembali ke rumah masing-masing,” tandas Mensos.

Dikatakan, kedatangan dirinya bersama beberapa pejabat Kemensos selain menyalurkan bantuan, juga untuk melihat dan menyaksikan langsung penanggulangan bencana yang dilakukan saat ini apakah berjalan baik. Sebab harapannya, warga yang terkena dampak langsung atau trauma bisa terlayani dengan baik serta memastkan pemerintah provinsi Maluku maupun kabupaten/kota tidak sendirian dalam menghadapi cobaan ini.

“Ini cobaan bagi kita. Allah melihat bagaimana kita menghadapi cobaan ini. Bapak ibu sekalian, tidak sendirian dalam menghadapinya. Kita kesini selain ingin memastikan layanan-layanan berjalan baik, terkhusus untuk memberikan bantuan-bantuan sosial. Sekali lagi bapak ibu sekalian tidak sendirian. Kami selalu ada mendampingi bapak-ibu sekalian,” terang politisi Golkar.

Selain ke lokasi pengungsian, Mensos juga sempatkan diri mengunjungi korban gempa yang dirawat di RSUD DR. Haulussy. Disana Mensos bertemu para korban diantaranya Yoshua Wellem Manuhutu, bayi berusia dua bulan yang dirawat karena mengalami diare setelah berada di kamp pengungsian di Taeno. Setiap mengunjungi para korban, Mensos menyerahkan bantuan berupa uang tunai Rp.2,5 juta.

Sementara terkait pendistribusian bantuan yang tidak merata, Mensos janji akan mndapat perhatian serius. “Tentu saya juga banyak sekali dapat WA dari teman-teman saya dari Maluku bahwa ada daerah belum tersentuh. Itu akan menjadi perhatian sesegera mungkin. Jadi kalau memang ada daerah atau kelompok masyarakat yang berdampak bencana belum mendapat bantuan silakan lapor kepada kami segera,” demikian anak politisi senior Ginandjar Kartasasmita ini. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *