by

Masyarakat Seith Resah, Krisis Air Bersih Hantui Pasca Longsor

-Kab.Malteng-137 views

AMBON,MRNews.com,- Pasca terjadi longsor beberapa hari lalu, masyarakat Negeri Seith Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah resah. Lantaran krisis air bersih yang mulai menghantui.

Krisis air bersih terjadi di Negeri tersebut karena jaringan air bersih rusak total akibat longsor. Selain krisis air bersih, akses transportasi juga lumpuh lantaran jalan raya tertimbun material longsor di tiga titik.

Penjabat Negeri Seith Rifi Ramli Nukuhehe mengaku, air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat. Sehingga, mengantisipasi hal tersebut, pemerintah negeri sementara menginisiasinya dengan menggali sumur-sumur kecil demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pihaknya lantas meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) provinsi Maluku segera memperbaiki saluran air dan mengangkut material longsor yang menutup jalan raya. Agar air bersih bisa kembali dinikmati masyarakat dan akses lalu lintas kembali bisa normal.

“Air bersih itu kebutuhan vital masyarakat. Maka kami mendesak dinas PUPR segera mengangkut material longsor dan memperbaiki jaringan pipa yang rusak total, agar masyarakat bisa kembali menikmati air bersih,” desak Nukuhehe.

Dikatakan, tim dari PUPR provinsi telah mengambil dokumentasi longsor ditiga titik untuk kemudian segera ditangani. Namun sampai hari ini, belum ada upaya tindaklanjut. Padahal sangat urgen dan harus segera ditangani.

“Petugas dari PUPR sudah meninjau kerusakan yang ada. Tapi belum ditindaklanjuti. Kami minta agar ini segera diperbaiki. Sebab, akibat longsor itu, masyarakat mengeluh tidak bisa memperoleh air bersih untuk kebutuhan hari-hari,” terang Nukuhehe kepada media ini di Ambon, Sabtu (25/7).

Desakan itu tambahnya, karena jaringan air bersih yang rusak total dibangun bidang cipta karya dinas PUPR. Tak hanya pipa saluran air, bak penampung air ikut rusak.

Warga Seith pun kesulitan air bersih dan akses transportasi lumpuh. Material longsor besar masih tertimbun dijalan raya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed