by

Masyarakat Bursel Minta Dibangun Talud Pemecah Ombak

AMBON,MRNews,com.- Masyarakat di Kabupaten Buru Selatan (Bursel) meminta agar dibangun talud pemecah ombak sekaligus program pemberdayaan masyarakat. Hal ini terungkap saat agenda reses yang dilakukan Anggota DPRD Provinsi Maluku daerah pemilihan Kabupaten Bursel dan Buru, Arny Hassana Soulisa. “Kebanyakan permintaan masyarakat di Kabupaten Bursel yakni, pembangunan jaringan air bersih, jalan setapak, pembangunan pagar masjid, pembangunan talud penahan ombak, dan juga program pemberdayaan seperti, pengadaan mesin untuk memarut kelapa. Untuk pagar mesjid memang sudah direalisasikan oleh anggota DPRD Provinsi Maluku sebelumnya, namun belum selesai,” kata Arny kepada wartawan, di Ambon, Kamis (9/1). Dikatakan untuk talud pemecah ombak sudah dibangun oleh pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku pada tahun 2019 lalu, namun belum selesai. Untuk itu, dia meminta agar BWS segera menyelesaikan pembangunan proyek itu. “Permintaan ini tidak masuk dalam aspirasi masyarakat ya, tapi karena saya kebetulan di Komisi III, maka akan saya koordinasikan masalah ini dengan pihak BWS. Karena kalau saya lihat, memang jika tidak segera dituntaskan pekerjaannya, maka dikhawatirkan air akan terus masuk ke pemukiman warga, khususnya di Desa Fatmite, Lektaka, dan Enfule,” beber Arny sembari menambahkan, dirinya saat ini lebih fokus pada masalah pembangunan infrastruktur. Saat disinggung soal program pemberdayaan, Arny mengaku, dirinya telah meminta masyarakat untuk membentuk kelompok untuk merintis usaha, agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. “Di Desa Leku itu, mata pencaharian masyarakatnya itu adalah membuat minyak kelapa, sehingga bagi saya mesin pemarut kelapa saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di desa setempat (Leku). Karena kalau mereka harus memarut di pasar, harganya itu mahal. Saya berharap, warga bisa meningkatkan penghasilan dan perekonomian mereka,” tandas Arny. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed