by

Masih Ada RS Tolak Pasien, DPRD Maluku Akan Tindaklanjuti

-Parlemen-518 views

AMBON,MRNews,com.- Kendati DPRD Maluku telah memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah terkait tidak ada lagi penolakan terhadap pasien dengan keluhan sakit apapun namun fakta lapangan membuktikan masih saja ada rumah sakit swasta yang menolak pasien umum atas nama Nimbrod Soplanit (28) karena kecelakaan benda tajam (red- parang) pada Selasa (9/6) lalu.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Ketua DPRD Maluku yang juga ketua tim pengawas COVID-19 DPRD Maluku Lucky Wattimury mengatakan, jika sejak kasus penolakan terhadap pasien ibu melahirkan, DPRD Maluku telah melakukan rapat bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan empat (4) rumah sakit swasta.

Dimana hasil rapat tersebut, DPRD telah memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah (Pemda) yang disusul dengan sikap tegas Gubernur Maluku Murad Ismail untuk tidak ada penolakan pasien umum.

“Dari keterangan pak Sekda, maka pemerintah daerah telah mengambil langkah dengan rapat bersama dengan Dinkes dan rumah sakit yang dibarengi dengan pemberian APD dan Rapid test. Kami juga telah melakukan percakapan agar jangan ada rumah sakit yang menolak pasien non COVID-19 karena itu melanggar hak asasi manusia” ujar Wattimury di DPRD Maluku, Senin (15/6).

Karena itu, pihak rumah sakit diharapkan memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien umum atau pasien non COVID-19.

“Setelah rapat beberapa waktu lalu dengan pihak rumah sakit, kami percaya mereka dapat melakukan pelayan yang baik dan tidak lagi menolak pasien” harap Wattimury.

Ditegaskan terkait kasus penolakan pasien kecelakaan, Wattimury mengatakan semestinya dilakukan penanganan. Jika harus melakukan Rapit test maka sebaiknya menggunakan Rapit test dari pemerintah daerah sehingga tidak perlu dibayar.

“Tidak ada orang yang menginginkan kecelakaan, makanya jika ada terjadi lagi kasus penolakan pasien maka ini akan menjadi masukan bagi DPRD Maluku untuk dibicarakan lebih lanjut dengan pemerintah daerah” demikian Wattimury. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed